BW Singgung Brutalitas Era Jokowi, Demokrat Kubu Moeldoko: Bahasanya Sangat Ganas

Sabtu, 13 Maret 2021 - 20:56 WIB
loading...
BW Singgung Brutalitas...
Koordinator Tim Hukum DPP Demokrat KLB Sibolangit, Razman Arif Nasution di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/3/2021). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tim Hukum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa ( KLB) Sibolangit , Deliserdang, Sumatera mengingatkan Pengacara Bambang Widjojanto (BW) terkait pernyataannya yang menyebut telah terjadi brutalitas di era Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Saya ingin ingatkan meskipun kita sebagai lawyer ada hak imunitas dan hak kekebalan tapi kita tidak serta merta bebas mengatakan apapun. Jadi saya menyesalkan Bambang Widjojanto yang mengatakan ini yang diserang negara dan ada brutalitas di situ," ujar Koordinator Tim Hukum DPP Demokrat KLB Sibolangit, Razman Arif Nasution di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/3/2021). Baca juga: Dilaporkan ke Polda Metro, Ini Ucapan Andi Mallarangeng yang Dipersoalkan Kubu Moeldoko

Menurut Razman, bahasa 'brutal' yang disampaikan BW sangat ganas. Ia menduga pernyataan itu ditujukan untuk pucuk pimpinan negara yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Brutalitas ini bahasanya ganas ini. Ada sekelompok orang jahat melakukan tindakan brutal yang tidak ngerti hukum, ditabrak semua. Dan ini seolah-olah patut kami duga mengindikasikan pada pucuk pimpinan negara," imbuh Razman.

Razman menegaskan penyelenggaraan KLB Sibolangit tidak ada urusannya dengan Presiden Jokowi maupun jajaran pemerintahan lainnya. Menurutnya, ini murni urusan pribadi Moeldoko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved