Indonesiasentris & Pembangunan Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 13 Maret 2021 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Kebijakan politik pemerintahan itu kemudian bertransformasi sebgaia pintu gerbang pemerataan pembangunan. Salah satu indikasinya otonomi daerah telah menstimulus pembangunan di setiap daerah yang dilakukan oleh para pemimpin daerah yang tersebar di 514 kabupaten/kota. Namun demikian, kebijakan ini belum cukup signifikan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang melahirkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di masa pemerintahan Presiden Jokowi saat ini, muncul suatu gagasan baru dalam upaya pemerataan pembangunan di Indonesia yang disebut dengan istilah “Indonesia-sentris”. Dalam gagasan Jokowi itu, berbagai kebijakan dan program pembangunan dicanangkan dan dilaksanakan untuk mewujudkan Indonesia-sentris itu. Jika mengacu pada data data BPS tahun 2018, kontribusi ekonomi terhadap PDB di Pulau Jawa sebesar 58,49%, sebanyak 20,85% diantaranya disumbang oleh Jabodetabek. Sementara pulau lainnya sangat jauh tertinggal.

Merujuk satu indicator data di atas, sudah menunjukkan adanya ketimpangan antara daerah di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Belum lagi jika dilihat dari indicator lainnya semisal Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tentu wilayah di luar Pulau Jawa masih sangat tertinggal. Realitas inilah menjadi penting untuk melaksanakan agenda pembangunan yang bersifat Indonesia-sentris, sehingga bias terwujud keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

Diantara pelaksanaan gagasan Indonesia-sentris itu salah satunya adalah menggenjot pembangunan infrastruktur dasar di wilayah luar Pulau Jawa. Di ujung Barat Indonesia misalnya, dibangun jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 2.987 km. Saat ini pemerintahan Jokowi sudah menyelesaikan 653 km yang sudah dapat dioperasikan dan dinikmati oleh masyarakat.

Kemudian, di ujung Timur Indonesia dibangun Jalan Trans Papua dengan panjang 2.902 km. Selain itu juga, ada yang disebut dengan pembangunan Tol Laut. Termasuk data hingga tahun 2019 sudah ada 18 trayek Tol Laut yang bias meningkatkan konektivitas daerah-daerah di Indonesia yang secara geografis merupakan wilayah kepualauan yang dihubungkan oleh laut.

Tentu jika infrastruktur dasar khususnya peningkatan konektivitas antara daerah ini terus digenjot, maka daerah-daerah terisolir karena termasuk daerah terpencil Indonesia akan merasakan kehadiran Negara. Mereka yang tidak memiliki akses akan merasakan berbagai sentuhan Negara yang berimbas pada pertumbuhan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
NU dan Arsitektur Peradaban...
NU dan Arsitektur Peradaban Abad Kedua
Menakar Masa Depan di...
Menakar Masa Depan di Balik Dana Abadi Daerah
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Rekomendasi
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Libas Laos 4-0, Kokoh di Puncak Grup B
5 Data Ini Perlihatkan...
5 Data Ini Perlihatkan Bagaimana Tarif Impor Terbaru Trump Berdampak ke Ekonomi
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved