Respons Pemerintah Sikapi 'Indonesia Terserah' Dinilai Kurang Tepat

Selasa, 19 Mei 2020 - 12:32 WIB
loading...
Respons Pemerintah Sikapi...
Pasalnya, pemerintah melalui Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, hanya menyampaikan bahwa tidak berharap kalangan dokter menjadi kecewa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Respons pemerintah terhadap ramainya tagar Indonesia Terserah akibat kekecewaan para tenaga medis menuai kritikan. Pasalnya, pemerintah melalui Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, hanya menyampaikan bahwa tidak berharap kalangan dokter menjadi kecewa.

"Terkait respons pemerintah yang hanya berupa harapan agar dokter tidak kecewa itu respons yang kurang tepat," ujar Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun kepada SINDOnews, Selasa (19/5/2020).

(Baca juga: Indonesia Terserah, PKS: Regulasi Pemerintah Tak Saling Dukung)

Menurut dia, seharusnya pemerintah merespons serius terhadap kritik dokter tersebut. "Terutama dengan kebijakan yang memperkuat upaya tenaga medis dalam penanganan covid-19 dan kebijakan PSBB yang konsisten," pungkasnya.

Sekadar diketahui, tagar Indonesia Terserah viral di media sosial belakangan ini. Para tenaga medis dalam unggahan tersebut membawa kertas yang bertuliskan "Indonesia ? Terserah".

Media asing pun bahkan menyoroti tagar Indonesia Terserah tersebut. Namun, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo hanya menyampaikan bahwa tidak berharap kalangan dokter menjadi kecewa. Doni menambahkan, jangan biarkan dokter kelelahan, kehabisan waktu dan tenaga.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved