Belum Serahkan Kepengurusan ke Kemenkumham, Demokrat Moeldoko Ungkap Fakta Begini
Jum'at, 12 Maret 2021 - 13:28 WIB
loading...
Sekjen Partai Demokrat hasil KLB, Jhoni Allen Marbun menyatakan, pihaknya enggan terburu-buru mendaftarkan kepengurusan Demokrat Moeldoko ke Kemenkumham. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Jhoni Allen Marbun menyatakan, pihaknya enggan terburu-buru mendaftarkan kepengurusan partai dengan Ketua Umum Moeldoko ke Kemenkumham.
Baca juga: AHY-Moeldoko Disarankan Islah agar Demokrat Tidak Rugi
Jhoni Allen hanya memastikan, pendaftaran akan dilakukan dalam waktu dekat ini. "Ah begini, ikan gabus, ikan sepat makin cepat makin bagus," ujarnya saat dihubungi, Jumat (12/3/2021).
Baca juga: Penjelasan Demokrat Terkait Salah Paham tentang Intimidasi Intel Polsek
"Ini kan semuanya supaya rapih. Mereka kan (kubu Agus Harimurti Yudhoyono) bawa 5 kontainer enggak tahu kontainer apa AHY itu kan. Kalau kita enggak usah pakai kontainer, cukup dengan file-file jelas posisi ini, posisnya itu iya toh," tambahnya.
Jhoni mengaku, pihaknya enggan terburu-buru untuk mendaftarkan kepengurusan hasil KLB. Hal itu berbeda yang dilakukan kubu AHY yang disebutnya karena mengalami kepanikan.
Baca juga: Profesionalisme Aparat Diuji dalam Merespons Kisruh Internal Demokrat
Baca juga: AHY-Moeldoko Disarankan Islah agar Demokrat Tidak Rugi
Jhoni Allen hanya memastikan, pendaftaran akan dilakukan dalam waktu dekat ini. "Ah begini, ikan gabus, ikan sepat makin cepat makin bagus," ujarnya saat dihubungi, Jumat (12/3/2021).
Baca juga: Penjelasan Demokrat Terkait Salah Paham tentang Intimidasi Intel Polsek
"Ini kan semuanya supaya rapih. Mereka kan (kubu Agus Harimurti Yudhoyono) bawa 5 kontainer enggak tahu kontainer apa AHY itu kan. Kalau kita enggak usah pakai kontainer, cukup dengan file-file jelas posisi ini, posisnya itu iya toh," tambahnya.
Jhoni mengaku, pihaknya enggan terburu-buru untuk mendaftarkan kepengurusan hasil KLB. Hal itu berbeda yang dilakukan kubu AHY yang disebutnya karena mengalami kepanikan.
Baca juga: Profesionalisme Aparat Diuji dalam Merespons Kisruh Internal Demokrat
Lihat Juga :