Jika KLB Moeldoko Diakui, Pengamat: Demokrat Tengah Menuju Kematian
Kamis, 11 Maret 2021 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
Mujani mengaku tak bisa membayangkan Partai Demokrat pernah besar dan bahkan terbesar pada 2009, nantinya dijalankan tanpa sosok SBY. Kata Mujani, suka ataupun tidak itu adalah fakta.
"Moeldoko bisa gantikan itu? seperti mantan jenderal-jenderal lainnya mimpin partai, KSP ini tak lebih dari Sutiyoso, Hendro, Edi Sudrajat, yang gagal membesarkan partai," imbuhnya
Akibatnya kata Mujani, pada Pemilu 2024 nanti, Partai Demokrat bisa bernasib seperti Partai Hanura yang sekarang. Di mana, Partai Hanura yang hilang di parlemen setelah Wiranto tak lagi memimpin.
"Pelemahan demokrasi ini bisa dihentikan dengan mencegah negara ikut campur internal partai sebagai pilar utama demokrasi. Presiden punya wewenang lebih dari cukup untuk menghentikan kemerosotan demokrasi ini. Tapi ini sebagian tergantung pada komitmen presiden untuk demokrasi," pungkasnya.
"Moeldoko bisa gantikan itu? seperti mantan jenderal-jenderal lainnya mimpin partai, KSP ini tak lebih dari Sutiyoso, Hendro, Edi Sudrajat, yang gagal membesarkan partai," imbuhnya
Akibatnya kata Mujani, pada Pemilu 2024 nanti, Partai Demokrat bisa bernasib seperti Partai Hanura yang sekarang. Di mana, Partai Hanura yang hilang di parlemen setelah Wiranto tak lagi memimpin.
"Pelemahan demokrasi ini bisa dihentikan dengan mencegah negara ikut campur internal partai sebagai pilar utama demokrasi. Presiden punya wewenang lebih dari cukup untuk menghentikan kemerosotan demokrasi ini. Tapi ini sebagian tergantung pada komitmen presiden untuk demokrasi," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :