Jika KLB Moeldoko Diakui, Pengamat: Demokrat Tengah Menuju Kematian
Kamis, 11 Maret 2021 - 12:36 WIB
loading...
KSP Jenderal (Purn) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat berdasarkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Medan, beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat berdasarkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Medan, beberapa waktu lalu.
Baca juga: KLB Demokrat Versi Moeldoko Dinilai Langgar UU, Ini Penjelasannya
Hasil KLB tersebut dikabarkan sudah diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kemenkumham sebelumnya juga telah sempat menyatakan akan memproses hasil KLB yang menetapkan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai ketum baru Partai Demokrat itu.
Hasil verifikasi Kemenkumham terhadap KLB di Deli Serdang akan menjadi penentu keberlangsungan Partai Demokrat ke depan. Baca juga: Sindir Moeldoko, Demokrat: Kita Ini Partai Besar, Bukan Partai Sambungan Telepon
Pengamat politik Saiful Mujani mengatakan, manuver Moeldoko ini akan berujung pada kematian Partai Demokrat. Jika pemerintah melalui Kemenkumham menyetujui atau mengesahkan hasil KLB Deli Serdang, maka Partai Demokrat berpotensi mati di tangan seorang pejabat negara.
Baca juga: KLB Demokrat Versi Moeldoko Dinilai Langgar UU, Ini Penjelasannya
Hasil KLB tersebut dikabarkan sudah diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kemenkumham sebelumnya juga telah sempat menyatakan akan memproses hasil KLB yang menetapkan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai ketum baru Partai Demokrat itu.
Hasil verifikasi Kemenkumham terhadap KLB di Deli Serdang akan menjadi penentu keberlangsungan Partai Demokrat ke depan. Baca juga: Sindir Moeldoko, Demokrat: Kita Ini Partai Besar, Bukan Partai Sambungan Telepon
Pengamat politik Saiful Mujani mengatakan, manuver Moeldoko ini akan berujung pada kematian Partai Demokrat. Jika pemerintah melalui Kemenkumham menyetujui atau mengesahkan hasil KLB Deli Serdang, maka Partai Demokrat berpotensi mati di tangan seorang pejabat negara.
Lihat Juga :