UMKM Tumbuh Pesat, Wali Kota Banda Aceh Gencar Perangi Praktik Rentenir
Rabu, 10 Maret 2021 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu program upaya memerangi praktik rentenir itu ditempuh dengan mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah. Selain karena rentenir, pembentukan lembaga ini didasari ini karena kurangnya akses modal bagi pedagang. "Ini menjadi salah satu solusi bagi permodalan pelaku usaha di Kota Banda Aceh. Makanya kami kembangkan pinjaman modal berbasis syariah," ujarnya.
Tak hanya itu, Aminullah secara pribadi juga menerbitkan karyanya lewat sebuah buku untuk perangi rentenir. Upaya itu ditujukan sebagai edukasi bagi para pelaku usaha agar tidak terjerat rentenir.
Selain memudahkan akses permodalan, Pemkot Banda Aceh juga turut membantu pemasaran lembaga tersebut juga ditujukan agar UMKM bisa terus bertumbuh dan meningkat pendapatannya.
Selain usaha mikro, sektor lainnya yang terus digenjot yakni pariwisata. Terlebih lagi, jumlah wisatawan menurun drastis, terutama selama pandemi Covid-19. Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan sempat menembuh 503 ribu orang. Namun, merosot tajam tahun lalu menjadi 172 ribu orang atau berkurang 393 ribu wisatawan.
Baca juga: Sudah Ada Kredit Anti-Rentenir, Lintah Darat Bakal Kocar-Kacir
Padahal, Banda Aceh memiliki pariwisata yang cukup banyak. Salah satu minat yang dikembangkan yaitu wisata religi seperti makam pahlawan, raja. Selain itu ada juga wisata kuliner, termasuk pengembangan produk kopi Aceh yang menjadi salah satu andalan komoditas utama.
Tak hanya itu, Aminullah secara pribadi juga menerbitkan karyanya lewat sebuah buku untuk perangi rentenir. Upaya itu ditujukan sebagai edukasi bagi para pelaku usaha agar tidak terjerat rentenir.
Selain memudahkan akses permodalan, Pemkot Banda Aceh juga turut membantu pemasaran lembaga tersebut juga ditujukan agar UMKM bisa terus bertumbuh dan meningkat pendapatannya.
Selain usaha mikro, sektor lainnya yang terus digenjot yakni pariwisata. Terlebih lagi, jumlah wisatawan menurun drastis, terutama selama pandemi Covid-19. Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan sempat menembuh 503 ribu orang. Namun, merosot tajam tahun lalu menjadi 172 ribu orang atau berkurang 393 ribu wisatawan.
Baca juga: Sudah Ada Kredit Anti-Rentenir, Lintah Darat Bakal Kocar-Kacir
Padahal, Banda Aceh memiliki pariwisata yang cukup banyak. Salah satu minat yang dikembangkan yaitu wisata religi seperti makam pahlawan, raja. Selain itu ada juga wisata kuliner, termasuk pengembangan produk kopi Aceh yang menjadi salah satu andalan komoditas utama.
Lihat Juga :