Kerja Keras Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 08 Maret 2021 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Pendidikan merupakan kebutuhan dasar pengembangan sumber daya manusia, untuk itu terdapat beberapa standar yang harus dicapai dalam proses mempercepat peningkatan taraf pendidikan di Indonesia. Dari hasil kajian yang bertajuk Public Expenditure Review Spending for Better Result, Bank Dunia menyebut bahwa belanja pendidikan di Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia jika diukur sebagai proporsi dari total pengeluaran pemerintah. Besarnya belanja pendidikan ini merupakan buah dari kebijakan pemerintah dalam reformasi di bidang pendidikan selama dua dekade terakhir. Salah satu kebijakannya adalah meningkatkan belanja pemerintah untuk bidang pendidikan dengan mengalokasikan 20% dari total anggaran untuk sektor ini sejak 2002 lalu. Meski demikian hingga saat ini pendidikan Indonesia belum merata, banyak masyarakat di daerah pinggiran belum mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. Pada 2045 seluruh masyarakat Indonesia harus bisa menikmati akses pendidikan berkualitas sehingga bisa menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Besarnya tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mencapai Indonesia Emas 2045 tak lepas juga dari peran kualitas belanja pemerintah yang perlu terus ditingkatkan. Peningkatan efektivitas belanja pemerintah sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, menekan kemiskinan serta ketimpangan. Rendahnya kualitas belanja merupakan alasan utama penyebab gagalnya belanja pemerintah dalam memberikan multiplier effect bagi ekonomi Indonesia. Secara umum belanja negara memiliki tren meningkat secara nominal dari tahun ke tahun seiring dengan perkembangan pendapatan dan belanja. Namun komponen belanja tersebut merupakan belanja yang tidak produktif dan tidak bisa mendorong perekonomian secara langsung.

Vaksinasi dan Akselerasi Pemulihan Ekonomi

Tahun 2020 akan memiliki bab khusus dalam buku sejarah dunia. Di tengah harapan menggapai Indonesia Emas 2045, Indonesia harus menghadapi kelamnya kondisi ketidakpastian ekonomi, bahkan hingga terperosok dalam jurang resesi di sepanjang tahun 2020 akibat Covid-19. Meskipun satu tahun telah berlalu, pandemi belum juga usai. Kini vaksin menjadi harapan baru atas penanganan Covid-19 yang telah melanda negeri ini sejak awal Maret 2020 lalu. Vaksin dinilai menjadi salah satu instrumen untuk memperbaiki perekonomian di masa mendatang. Bank Indonesia menyebutkan bahwa kehadiran vaksin mampu memberikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 di angka 4,8–5,8%. Selain itu ekonom Bank DBS memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali positif hingga 4% pada 2021.

Kehadiran vaksin tanpa distribusi yang cepat dan merata tentu akan memperlambat pemulihan ekonomi nasional atau sebaliknya. Mengingat luasnya Indonesia dengan sebaran pulau dari Sumatera sampai Papua, sangatlah tidak mudah untuk mendistribusikan vaksin secara merata dan cepat. Koordinasi yang baik antar-pemangku kebijakan dan pendekatan penyelesaian masalah yang tidak konvensional merupakan kunci kesuksesan vaksinasi yang berjalan saat ini. Keberhasilan vaksinasi ini, dengan target 1 juta per hari, akan semakin mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional saat ini. Kita berharap hal itu akan tercapai. Semoga.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Mengurai Paradoks Indonesia:...
Mengurai Paradoks Indonesia: Investasi, Pekerjaan, dan Jalan Bonus Demografi
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, BIN Dorong Generasi Muda Berani Berinovasi
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Kemendukbangga/BKKBN...
Kemendukbangga/BKKBN Inisiasi Komite Kebijakan Ketenagakerjaan dan Pendidikan untuk Optimalkan Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Rekomendasi
Tak Hanya Sehat, Olahraga...
Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
Heni Sagara Desak Bareskrim...
Heni Sagara Desak Bareskrim Periksa Dokter Oky, Kasus Mandek Disorot
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Berita Terkini
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Wamentan Sudaryono Dikabarkan...
Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved