Wamendagri Ajak Generasi Muda Manfaatkan Peluang Bonus Demografi
Sabtu, 07 Desember 2024 - 23:48 WIB
loading...
Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda memanfaatkan peluang bonus demografi. Upaya ini diperlukan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda memanfaatkan peluang bonus demografi. Menurutnya, upaya tersebut diperlukan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurut Bima, generasi muda perlu bersyukur dan merasa beruntung lahir sebagai bangsa Indonesia. Ini lantaran, di masa sekarang, persentase penduduk di Indonesia didominasi oleh penduduk usia produktif. Hal ini berbeda dengan sejumlah negara lain yang menghadapi tantangan karena berkurangnya angka penduduk usia muda.
Baca juga: Capai Indonesia Emas, Pemerintah Diminta Maksimalkan Bonus Demografi
"Tidak pernah sepanjang sejarah kita, kita akan menikmati bonus demografi. Ketika yang muda-muda itu jumlahnya yang berdaya, yang berkemampuan, lebih banyak daripada yang harus ditanggung dan yang sudah lansia," kata Bima Arya saat menjadi keynote speaker pada acara bertajuk 'Living Your Passion, Leading With Purpose' yang dihelat @America di Pacific Place Mall, Jakarta, Sabtu (7/12/2024).
Bima menambahkan, generasi muda perlu cermat dalam membaca peluang bonus demografi. Para pemimpin muda harus memiliki skill dalam menghadapi situasi di masa depan, salah satunya adaptif terhadap perubahan zaman. Selain itu, mereka juga perlu memiliki skill kepemimpinan yang matang.
Dirinya menyebutkan, di masa depan kemampuan yang diperlukan bukan hanya dari sisi kapasitas intelektual, melainkan juga skill membuat keputusan yang matang dalam membangun kepemimpinan. Menurut Bima, sejumlah pihak telah memberikan contoh bahwa kebijaksanaan dan kepemimpinan yang matang akan membawa seseorang menjadi pemenang.
Menurut Bima, generasi muda perlu bersyukur dan merasa beruntung lahir sebagai bangsa Indonesia. Ini lantaran, di masa sekarang, persentase penduduk di Indonesia didominasi oleh penduduk usia produktif. Hal ini berbeda dengan sejumlah negara lain yang menghadapi tantangan karena berkurangnya angka penduduk usia muda.
Baca juga: Capai Indonesia Emas, Pemerintah Diminta Maksimalkan Bonus Demografi
"Tidak pernah sepanjang sejarah kita, kita akan menikmati bonus demografi. Ketika yang muda-muda itu jumlahnya yang berdaya, yang berkemampuan, lebih banyak daripada yang harus ditanggung dan yang sudah lansia," kata Bima Arya saat menjadi keynote speaker pada acara bertajuk 'Living Your Passion, Leading With Purpose' yang dihelat @America di Pacific Place Mall, Jakarta, Sabtu (7/12/2024).
Bima menambahkan, generasi muda perlu cermat dalam membaca peluang bonus demografi. Para pemimpin muda harus memiliki skill dalam menghadapi situasi di masa depan, salah satunya adaptif terhadap perubahan zaman. Selain itu, mereka juga perlu memiliki skill kepemimpinan yang matang.
Dirinya menyebutkan, di masa depan kemampuan yang diperlukan bukan hanya dari sisi kapasitas intelektual, melainkan juga skill membuat keputusan yang matang dalam membangun kepemimpinan. Menurut Bima, sejumlah pihak telah memberikan contoh bahwa kebijaksanaan dan kepemimpinan yang matang akan membawa seseorang menjadi pemenang.
Lihat Juga :