Terus Bertambah, Unpad Buka Laboratorium Uji Sampel Covid-19
Sabtu, 18 April 2020 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
“Kami juga membuka kerja sama dengan teman-teman peneliti dari perguruan tinggi lain yang semuanya sedang berusaha berkontribusi secara nyata dalam melakukan pemeriksaan PCR,” tutur Rina.
Pada saat lab BSL3 ini sudah siap untuk beroperasi, Rektor Unpad menekankan, pelaksanaan pemeriksaan lab pada sampel Covid-19 akan dikerjakan di bawah koordinasi Satuan Tugas Covid-19 Unpad yang diketuai oleh Dekan Fakultas Kedokteran.
Sementara itu, laboratorium uji sampel Covid-19 di RSUD dr Moewardi Solo ditargetkan mulai beroperasi Senin (20/4/2020) pekan depan. Persiapan lab uji swab, PCR, tersebut kini terus dikebut.
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi Solo, Eko Haryati, mengatakan, persiapan lab uji swab kini hampir rampung sehingga senin pekan depan diharapkan sudah bisa menerima sampel pasien. “Alat sudah ada, reagent sudah mendapat kiriman, dokternya juga sudah siap. Tinggal menyiapkan kebijakan standard operating procedure (SOP),” ungkap Eko Haryati, kemarin.
Laboratorium yang harus berstandar level keselamatan biologi atau biosafety minimal level dua dalam tahap finalisasi. Selain itu, kelengkapan alat yang harus disimpan pada biosafety cabinet dengan standar minimal level 2A. Penyempurnaan sudah hampir selesai dan diharapkan segera dapat digunakan. (Arif Budianto/Ary Wahyu Wibowo)
Pada saat lab BSL3 ini sudah siap untuk beroperasi, Rektor Unpad menekankan, pelaksanaan pemeriksaan lab pada sampel Covid-19 akan dikerjakan di bawah koordinasi Satuan Tugas Covid-19 Unpad yang diketuai oleh Dekan Fakultas Kedokteran.
Sementara itu, laboratorium uji sampel Covid-19 di RSUD dr Moewardi Solo ditargetkan mulai beroperasi Senin (20/4/2020) pekan depan. Persiapan lab uji swab, PCR, tersebut kini terus dikebut.
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi Solo, Eko Haryati, mengatakan, persiapan lab uji swab kini hampir rampung sehingga senin pekan depan diharapkan sudah bisa menerima sampel pasien. “Alat sudah ada, reagent sudah mendapat kiriman, dokternya juga sudah siap. Tinggal menyiapkan kebijakan standard operating procedure (SOP),” ungkap Eko Haryati, kemarin.
Laboratorium yang harus berstandar level keselamatan biologi atau biosafety minimal level dua dalam tahap finalisasi. Selain itu, kelengkapan alat yang harus disimpan pada biosafety cabinet dengan standar minimal level 2A. Penyempurnaan sudah hampir selesai dan diharapkan segera dapat digunakan. (Arif Budianto/Ary Wahyu Wibowo)
(ysw)
Lihat Juga :