Terus Bertambah, Unpad Buka Laboratorium Uji Sampel Covid-19
Sabtu, 18 April 2020 - 06:31 WIB
loading...
Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai mengaktifkan laboratorium dengan Biosavety Level 3 (BSL3) untuk membantu melakukan pengecekan kasus virus corona. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Laboratorium uji sampel corona (Covid-19) terus bertambah. Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai mengaktifkan laboratorium dengan Biosavety Level 3 (BSL3) untuk membantu melakukan pengecekan kasus virus corona. Laboratorium ini nantinya mampu mengecek 1.000 sampel per hari.
Lab BSL3 adalah laboratorium untuk pekerjaan atau penelitian yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi. Seperti penelitian virus TB MDR, HIV, termasuk virus corona. Kepala Laboratorium Sentral Unpad, Unang Supratman, mengatakan, Lab BSL3 Unpad dalam waktu dekat sudah siap mendukung layanan pemeriksaan virus korona. Laboratorium ini rampung dibangun pada 2019 dengan pendanaan dari Islamic Development Bank (IDB). "Saat ini sedang menyempurnakan persiapan teknis pemeriksaan lab untuk sampel Covid-19 yang menggunakan realtime polymerase chain reaction (PCR)," katanya kemarin.
Ketua Satgas Covid-19 Unpad Setiawan menyatakan, pemeriksaan di Lab BSL3 Unpad ini akan menambah kapasitas pemeriksaan yang selama ini telah berjalan. Selama ini lab ada di RSP Unpad bekerja sama Labkesda Jabar dan ITB.
"Dengan dukungan lab BSL3 Unpad ini, ditargetkan sekitar 30.000 sampel dapat diperiksa dengan kecepatan pemeriksaan sekitar 1.000 sampel per hari. Lab BSL3 Unpad akan segera ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai lab pemeriksaan Covid 19," papar Setiawan.
Rektor Unpad Rina Indiastuti menyatakan, universitasnya juga memiliki komitmen untuk berkontribusi pada usaha-usaha mempercepat proses berakhirnya pandemi Covid-19 di Indonesia. Lab BSL3 di Unpad ini menjadi salah satu upaya untuk itu. Dalam pelaksanaannya akan memperkuat kerja sama lintas fakultas di Unpad, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan kementerian-kementerian terkait.
Lab BSL3 adalah laboratorium untuk pekerjaan atau penelitian yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi. Seperti penelitian virus TB MDR, HIV, termasuk virus corona. Kepala Laboratorium Sentral Unpad, Unang Supratman, mengatakan, Lab BSL3 Unpad dalam waktu dekat sudah siap mendukung layanan pemeriksaan virus korona. Laboratorium ini rampung dibangun pada 2019 dengan pendanaan dari Islamic Development Bank (IDB). "Saat ini sedang menyempurnakan persiapan teknis pemeriksaan lab untuk sampel Covid-19 yang menggunakan realtime polymerase chain reaction (PCR)," katanya kemarin.
Ketua Satgas Covid-19 Unpad Setiawan menyatakan, pemeriksaan di Lab BSL3 Unpad ini akan menambah kapasitas pemeriksaan yang selama ini telah berjalan. Selama ini lab ada di RSP Unpad bekerja sama Labkesda Jabar dan ITB.
"Dengan dukungan lab BSL3 Unpad ini, ditargetkan sekitar 30.000 sampel dapat diperiksa dengan kecepatan pemeriksaan sekitar 1.000 sampel per hari. Lab BSL3 Unpad akan segera ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai lab pemeriksaan Covid 19," papar Setiawan.
Rektor Unpad Rina Indiastuti menyatakan, universitasnya juga memiliki komitmen untuk berkontribusi pada usaha-usaha mempercepat proses berakhirnya pandemi Covid-19 di Indonesia. Lab BSL3 di Unpad ini menjadi salah satu upaya untuk itu. Dalam pelaksanaannya akan memperkuat kerja sama lintas fakultas di Unpad, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan kementerian-kementerian terkait.
Lihat Juga :