Sputnik V, Vaksin Corona dari Rusia Bakal Segera Masuk Indonesia

Rabu, 03 Maret 2021 - 21:13 WIB
loading...
Sputnik V, Vaksin Corona...
Sputnik V akan menjadi salah satu vaksin untuk virus Corona (Covid-19) yang akan masuk dalam daftar vaksin mandiri di Indonesia. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sputnik V akan menjadi salah satu vaksin untuk virus Corona (Covid-19) yang akan masuk dalam daftar vaksin mandiri di Indonesia. Perwakilan Sputnik V di Indonesia, PT Putra Cakra Rejekic, akan segera bertemu dengan pemerintah dalam rangka pembahasan rencana tersebut.

Baca juga: Ratusan Pegawai PN Surabaya Jalani Vaksinasi Covid-19

PT Putra Cakra Rejekic akan memfasilitasi semua kepentingan pemerintah Indonesia, baik kepada Aurugulf di UAE selaku pemegang hak exclusive pemasaran dan distribusi di Indonesia ataupun kepada Russian Direct Investment Fund (RDIF) di Rusia selaku sponsor penelitian vaksin Sputnik V di Rusia dan saat ini sebagai pemegang hak exclusive International.

Baca juga: Sri Mulyani Berharap Vaksinasi Bisa Suntik Konsumsi Masyarakat

Direktur Utama PT Putra Cakra Rejeki Siti Aisyah menyatakan, perusahaannya sebagai perwakilan resmi Sputnik V di Indonesia saat ini tengah koordinasi dengan pemerintah melalui instansi terkait, termasuk juga Kadin, untuk menentukan partner industri farmasi yang paling memenuhi persyaratan untuk meregistrasikan Sputnik V di Indonesia dengan mematuhi seluruh ketentuan regulasi di Indonesia.

"Menjadi komitmen kami membantu dan mensupport Vaksin Sputnik V untuk memasuki Indonesia, baik yang nanti akan digunakan secara mandiri maupun untuk kepetingan pemerintah di dalam program vaksin gotong royong dalam rangka penanggulangan Covid-19," ujar Siti Aisyah di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Pegawai Kantornya Divaksin, Menko Airlangga Serukan Raih Kepercayaan Konsumen dengan Vaksinasi!

Vaksin Sputnik V sendiri penelitiannya dilakukan oleh Gamaleya Centre-National Research Centre of Epidemiology and Microbiology di Rusia, yang berdiri sejak tahun 1891 dan merupakan Lembaga research terkemuka di dunia.

Gamaleya Centre adalah Lembaga research pertama yang menemukan vaksin untuk Ebola virus dan A MERS. Kedua jenis vaksin untuk Ebola dan AMERS prinsip kerjanya berdasarkan Human Adenovirus vector platform yang digunakan sebagai dasar penelitian untuk vaksin Covid-19 Sputnik V.

Apa yang menjadikan Sputnik V di yakini sebagai vaksin terbaik dan paling aman di dunia? Sputnik V tidak mengandung virus hidup (yang dilemahkan) sebagaimana umumnya pengembangan vaksin tapi mengandung human adenovirus based vectors Covid-19 yang tidak dapat berkembang biak di tubuh manusia seperti kekhawatiran masyarakat umum utk vaksin dan jelas ini menjadikannya sangat aman.

Aisyah menambahkan, pendekatan penelitian lain yang sangat cemerlang dari Gamaleya Centre adalah penggunaan dua jenis vector serotype: no 5 (Ad5) dan no 26 ( Ad26) yang memberikan imun respons yang kuat dibanding penggunaan satu vector saja umum ditemukan untuk Vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan farmasi lain.

"Seluruh hasil penelitian mengenai Sputnik V membuktikan adanya induksi yang kuat terhadap populasi spesifik sel T-lymphocytes: T-helper (CD4+) dan T-Killer (CD 8+). Disebutkan juga dalam hasil research yang dipublish Gamaleya Centre, IgG respond ditemukan di 100% relawan yang disuntik Sputnik V yang ini berarti efektifitas Vaksin ini terbukti sangat baik," pungkas Aisyah.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved