Jaga Citra Pariwisata Nasional, Program Ini Jadi Prioritas Sandiaga Uno
Selasa, 02 Maret 2021 - 21:17 WIB
loading...
Dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi Covid-19, Menparekraf Sandiaga Uno prioritaskan revitalisasi toilet di sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memprioritaskan revitalisasi toilet di sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Menyambut program yang digadang Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno itu Pujo Priyono membentuk Satuan Tugas (Satgas) Jamban Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Satgas tersebut mengemban tugas untuk merevitalisasi toilet di seluruh destinasi wisata di wilayah Jawa Tengah dan DIY ke depannya. "Kami menyadari pentingnya toilet sebagai representasi sektor pariwisata, bahkan bangsa di mata wisatawan mancanegara. Karena itu keberadaan toilet yang layak sangat penting untuk menjaga citra Indonesia di mata dunia," ungkap Pujo Priyono dalam siaran tertulis pada Selasa (2/3/2021). Baca juga: Jadi Duta Satgas Toilet Indonesia Bentukan Sandiaga Uno, Ini yang Akan Dilakukan Lady Marsella
Kelayakan dinilai Ketua Presidium Satgas Jamban Jawa Tengah dan DIY itu tidak hanya sebatas indah dipandang ataupun memiliki nilai artistik, tetapi toilet juga harus bersih dan higienis. Oleh karena itu, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan LA 32 RIDERS, yakni komunitas pengendara sepeda motor Lenteng Agung; ke depannya. Kolaborasi dilakukan untuk membenahi sekaligus membersihkan toilet yang ada di destinasi wisata maupun desa wisata wilayah Jawa Tengah dan DIY. Baca juga: Kolaborasi Sandiaga Bersama Dankodiklat TNI AD Garap Wisata Jalur Darat
"Kolaborasi dengan LA Rider 32 difokuskan untuk mempercantik toilet sekaligus bersih-bersih di daerah pariwisata dan desa wisata. Lewat peran serta semua pihak, kami yakin kita bisa mewujudkan toilet yang layak. Kami juga terbuka dengan semua pihak dalam mewujudkan toilet layak di seluruh Indonesia," ungkap Pujo Priyono.
Pernyataan tersebut disambut baik Founder LA Rider 32, Yusuf Arief. Menurutnya, kolaborasi serta peran serta masyarakat dapat meringankan beban pemerintah dalam percepatan pemulihan sektor parekraf nasional. "Budaya gotong royong sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia. Jadi tanggung jawab pemulihan sektor parekraf ini bukan semata menjadi beban pemerintah saja, tetapi juga seluruh masyarakat," papar Yusuf Arief.
Menyambut program yang digadang Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno itu Pujo Priyono membentuk Satuan Tugas (Satgas) Jamban Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Satgas tersebut mengemban tugas untuk merevitalisasi toilet di seluruh destinasi wisata di wilayah Jawa Tengah dan DIY ke depannya. "Kami menyadari pentingnya toilet sebagai representasi sektor pariwisata, bahkan bangsa di mata wisatawan mancanegara. Karena itu keberadaan toilet yang layak sangat penting untuk menjaga citra Indonesia di mata dunia," ungkap Pujo Priyono dalam siaran tertulis pada Selasa (2/3/2021). Baca juga: Jadi Duta Satgas Toilet Indonesia Bentukan Sandiaga Uno, Ini yang Akan Dilakukan Lady Marsella
Kelayakan dinilai Ketua Presidium Satgas Jamban Jawa Tengah dan DIY itu tidak hanya sebatas indah dipandang ataupun memiliki nilai artistik, tetapi toilet juga harus bersih dan higienis. Oleh karena itu, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan LA 32 RIDERS, yakni komunitas pengendara sepeda motor Lenteng Agung; ke depannya. Kolaborasi dilakukan untuk membenahi sekaligus membersihkan toilet yang ada di destinasi wisata maupun desa wisata wilayah Jawa Tengah dan DIY. Baca juga: Kolaborasi Sandiaga Bersama Dankodiklat TNI AD Garap Wisata Jalur Darat
"Kolaborasi dengan LA Rider 32 difokuskan untuk mempercantik toilet sekaligus bersih-bersih di daerah pariwisata dan desa wisata. Lewat peran serta semua pihak, kami yakin kita bisa mewujudkan toilet yang layak. Kami juga terbuka dengan semua pihak dalam mewujudkan toilet layak di seluruh Indonesia," ungkap Pujo Priyono.
Pernyataan tersebut disambut baik Founder LA Rider 32, Yusuf Arief. Menurutnya, kolaborasi serta peran serta masyarakat dapat meringankan beban pemerintah dalam percepatan pemulihan sektor parekraf nasional. "Budaya gotong royong sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia. Jadi tanggung jawab pemulihan sektor parekraf ini bukan semata menjadi beban pemerintah saja, tetapi juga seluruh masyarakat," papar Yusuf Arief.
Lihat Juga :