Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Pakar Hukum: Sistem Demokrasi Kita Mahal

Minggu, 28 Februari 2021 - 13:45 WIB
loading...
Nurdin Abdullah Ditangkap...
Pakar Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar mengaku kecewa atas keterlibatan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam kasus dugaan tidak korupsi pengerjaan proyek-proyek infrastruktur di Sulsel. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar mengaku kecewa atas keterlibatan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam kasus dugaan pidana korupsi pengerjaan proyek-proyek infrastruktur di Sulsel. Fickar menduga Nurdin terlibat kasus korupsi karena harus mengembalikan modal biaya pemilihan besar saat pesta demokrasi pemilihan gubernur.

"Sistem pemilu dan sistem pemerintahan daerah sistem yang mengerikan karena demokrasi kita masih demokrasi yang mahal. Sehingga bisa dibayangkan ketika terpilih sebagai kepala daerah saya yakin akan mencari pengembalian modal yang dikeluarkan pada saat pemilihan," ujar Fickar saat dihubungi MNC Portal, Minggu (28/2/2021). Baca juga: Hasto Pastikan PDIP Beri Bantuan Hukum untuk Nurdin Abdullah

Dia menyebut salah satu lahan basah yang dipermainkan oleh kepala daerah adalah perisizinan pembangunan industri yang berkaitan dengan Sumber Daya Alam (SDA). Dia menyebut dengan pemberian izin pada perindustrian di satu sisi akan mendaptkan imbalan besar atas penyalahgunaan wewenang, di sisi lain akan banyak merusak SDA.

"Demikian juga proyek-proyek lain yang akan memberikan ilegal payment pasti akan membuat menjadi kaya raya. Itulah yang terjadi pada NA, padahal NA profesional yang sukses dan pintar," jelasnya.

Fickar menilai Nurdin dan para profesional lainnya lebih baik mengabdikan diri pada masyarakat tidak dengan jalan politik praktis sebagai kepala daerah. Sebab jalan tersebut akan terhalang pada sistem demokrasi yang mahal dan berujung pada tindak pidana korupsi. Baca juga: Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Walhi Sulsel: Ini Jawaban Atas Doa Kami

"Saya menyarankan kepada profesional yang sukses untuk tidak tergiur menjadi kepala daerah. Jika ingin mengabdikan diri pada masyarakat masih banyak bidang pengabdian yang lebih baik untuk tidak membahayakan," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
Pakar IT Ungkap Sejumlah...
Pakar IT Ungkap Sejumlah Kelemahan Sistem Tilang Elektronik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved