Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Video Koalisi LSM soal Tambang Pasir Laut Viral Lagi

Minggu, 28 Februari 2021 - 00:10 WIB
loading...
Nurdin Abdullah Ditangkap...
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
BOGOR - Sebuah video dari koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berunjukrasa di atas laut soal kasus tambang pasir mendadak viral usai ditangkapnya Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .

Video soal kasus tambang pasir yang diunggah akun YouTube JATAM Nasional 25 September 2020 itu ramai kembali diperbincangkan di dunia maya. Hingga Sabtu malam 27 Februari 2021 sudah disaksikan 1.066 kali.

Dalam kolom deskripsi itu dijelaskan, bahwa kekuasaan dan pengaruh yang dimiliki Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah tampak tidak sedang dipergunakan untuk menjamin keselamatan ribuan nelayan di wilayah operasi perusahaan tambang.

"Namun diduga justru hanya untuk memastikan kenyamanan dan perluasan usaha dari pebisnis tambang yang, nota bene sebagian pemilik/pemegang saham perusahaan-perusahaan itu mantan Tim Sukses Nurdin," tulisnya.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di video berdurasi 5 menit 31 detik itu, terlihat koalisi LSM menggunakan perahu nelayan mengepung salah satu kapal besar yang diduga milik PT Boskalis. Dalam aksi itu nelayan bersama masyarakat menyebut itu adalah aksi gerakan masyarakat Kodingareng Sulawesi Selatan.

Dalam video tersebut juga tertulis pada 14 Agustus 2020, MN (55) salah satu Nelayan Kodingareng, Sulawesi Selatan ditahan dan didakwa menghina mata uang. Baca juga: Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, BHACA: Kami Sangat Terkejut dan Prihatin

Padahal MN hanya menyobek amplop "suap" dari salah satu perusahaan penambang pasir. Dalam video yang dibuat di perairan Takalar, Sulsel itu juga terlihat masyarakat dan nelayan berorasi di atas perahu dan meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Rekomendasi
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Ditangkap Lagi Gegara...
Ditangkap Lagi Gegara Narkoba, Ridho Rhoma Terancam 12 Tahun Bui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved