Kerumunan Jokowi di NTT, Demokrat: Presiden Menguji Kapolri, Mantan Ajudannya
Kamis, 25 Februari 2021 - 10:37 WIB
loading...
Kerumunan massa pada kunjungan saat Presiden Jokowi di NTT menjadi ujian kapolri dalam penegakan hukum yang presisi seperti janjinya. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman ikut berkomentar terkait peristiwa 'kerumunan massa' pada saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu. Benny menilai, Jokowi sedang menguji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Heheheh Presiden mau menguji Kapolri, mantan ajudannya, apakah punya nyali tidak utk menegakkan hukum, ada nyali tidak untuk menindak secara hukum Presiden yang jelas-jelas kasat mata melanggar aturan Prokes, aturan yang dibikin Presiden sendiri," ujarnya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).
(Baca: Hindari Kerumunan Pedagang, Kemenkes Ubah Alur Vaksinasi di Pasar Tanah Abang)
Benny menganggap, dengan peristiwa ini presiden hendak mempertontonkan bahwa beliau adalah Presiden yang 'beyond hukum', dan yang tidak tunduk pada hukum.
Di sisi, politikus Partai Demokrat ini menganggap, peristiwa ini juga memperlihatkan bahwa masyarakat NTT rela mati, rela korbankan dirinya terpapar Covid-19 hanya untuk melihat langsung wajah Presiden, pemimpin yang mereka cintai.
"Heheheh Presiden mau menguji Kapolri, mantan ajudannya, apakah punya nyali tidak utk menegakkan hukum, ada nyali tidak untuk menindak secara hukum Presiden yang jelas-jelas kasat mata melanggar aturan Prokes, aturan yang dibikin Presiden sendiri," ujarnya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).
(Baca: Hindari Kerumunan Pedagang, Kemenkes Ubah Alur Vaksinasi di Pasar Tanah Abang)
Benny menganggap, dengan peristiwa ini presiden hendak mempertontonkan bahwa beliau adalah Presiden yang 'beyond hukum', dan yang tidak tunduk pada hukum.
Di sisi, politikus Partai Demokrat ini menganggap, peristiwa ini juga memperlihatkan bahwa masyarakat NTT rela mati, rela korbankan dirinya terpapar Covid-19 hanya untuk melihat langsung wajah Presiden, pemimpin yang mereka cintai.
Lihat Juga :