Mantan Seskab Dipo Alam Ungkap Hubungan SBY dengan Megawati

Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:48 WIB
loading...
Mantan Seskab Dipo Alam...
Mantan Seskab Dipo Alam menilai SBY sangat menghormati Megawati Soekarnoputri. Foto/twitter Dipo Alam
A A A
JAKARTA - Pengakuan Marzuki Alie bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah mengatakan Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali dinilai makin membuat jurang di antara keduanya. Terlebih setelah Sekjen PDIP Hasto Krisyanto ikut bicara bahwa apa yang diungkapkan Marzuki menunjukkan bagaimana perilaku SBY sesungguhnya kepada pimpinannya ketika masih menjadi menteri Megawati.

Tetapi di mata Dipo Alam, SBY merupakan sosok yang menaruh rasa hormat tinggi kepada Megawati. ”Pak SBY selalu hormat pada Bu Mega. Saya adalah saksinya. Berikut adalah cuplikan dari buku biografi saya yang akan terbit, "Dalam Pusaran Adab Dipimpin dan Memimpin" (2021),” katanya lewat akun twitter, Sabtu (20/2/2021).

(Baca: Diminta Stop "Serang" Demokrat, Marzuki Alie: Saya Cuma Minta Aturan Ditegakkan)

Mantan Sekretaris Kabinet pemerintahan SBY itu pun membeberkan beberapa peristiwa yang dianggapnya sebagai fakta yang membuktikan rasa hormat SBY kepada Megawati dan hubungan hangat di antara keduanya.

Menurut Dipo Alam, ketika Presiden AS Barack Obama berkunjung ke Indonesia pada November 2010, SBY memberi perintah khusus kepadanya dan Sudi Silalahi untuk menyambut kedatangan kedatangan Megawati dan alhamrhum suaminya, Taufik Kiemas yang saat itu menjabat sebagai ketua MPR.

”Itu adalah pertemuan spesial yang dibuat khusus untuk membuat Bu Mega happy. Saat itu Pak SBY sengaja mengatur agar yang menyambut keduanya adalah Sesneg dan Seskab. Kalau saya melihat kembali foto-foto acara itu, terlihat jika Bu Mega banyak tersenyum lebar,” cuit Dipo.

(Baca: Rivalitas Tinggi, SBY vs Megawati Disebut El Clasico Politik Indonesia)

Tugas dari SBY pun dilaksanakan Dipo dan Sudi sebaik-baiknya. ”Tugas saya dan Pak Sudi pada saat itu memang untuk memuat Bu Mega senang, dan memposisikan dirinya sebagai tamu yang amat terhormat. Menariknya, saat itu ketika Obama ketemu dengan Bu Mega, dengan santun Obama mendatangi sendiri Bu Mega dan menyalaminya dengan posisi menunduk,” ujar dia.

Dipo menilai tugas khusus kepadanya dan Sudi menunjukkan betapa SBY bukan tanpa upaya untuk membangun hubungan baik dengan Megawati. Ini hanya satu dari beberapa upaya SBY dari beberapa upaya lainnya yang telah dilakukan.

Dia menconthkan upaya lain SBY untuk membangun hubungan baik dengan Megawati adalah mengangkat duta besar dari PDIP dan juga memberi pengakuan atas peran Megawati sat meresmikan Jembatan Suramadu.

”Ketika meresmikan selesainya Pembangunan Jembatan SURAMADU yang menghubungkan Pulau Madura dan Surabaya secara khusus SBY dalam pidatonya menghormati dan menyatakan bahwa beliau meneruskan pembangunannya yg diinisiatifkan oleh Presiden RI Megawati Sukarnoputri,” tulis Dipo.

(Baca: Soal Megawati Kecolongan 2 Kali, Sekjen PDIP: Pak SBY Memang Memiliki Desain Pencitraan Tersendiri)

Selain itu, Dipo mengungkapkan bahwa beberapa kali Presiden SBY bertemu dengan Taufik Kiemas di Istana Negara dalam suasana persahabatan dan kekeluargaan yang baik. Sebaliknya, perlakuan yang diterimanya dari keluarga Megawati dan PDIP juga baik.

”Saya diterima baik di Rumah Ibu Mega Jl. Teuku Umar bersama Pak Taufik Kiemas, Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, Pramono Anung dan TB Hasanudin, sbg utusan Presiden SBY bahas calon Duta Besar dari PDIP. Suasana kekeluargaan & persahabatan terasa,” kata Dipo.

Bahkan pada malam tahlilan 40 hari wafatnya almarhumah Ani SBY di Cikeas, Puan hadir dari awal sampai akhir. ”Mengesankan hubungan persahabatan kekeluargaan yang baik antara Presiden RI ke V Megawati dan ke VI SBY; mereka saling menghormati,” tulis Dipo.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved