Meneguhkan Visi Politik Kesejahteraan

Jum'at, 19 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
Meneguhkan Visi Politik...
Muhaimin Iskandar (Foto: Istimewa)
A A A
A Muhaimin Iskandar
Wakil Ketua DPR RI, Ketua Umum DPP PKB

PANDEMI Covid-19 telah membuat kita semua, bahkan dunia, gagap. Ekonomi, sains, teknologi, bahkan agama pun tampak gagap. Covid-19 juga telah meruntuhkan nyaris seluruh sendi perekonomian. Masyarakat lapis bawah, terutama pelaku UMKM, menjadi yang paling terdampak. Setidaknya sekitar 3-4 juta orang kehilangan pekerjaan. Potensi pengangguran bahkan diprediksi mencapai sekitar 4-5 juta jiwa.

Dalam kondisi demikian, saya melihat negara dengan segala sumber daya yang dimiliki sesungguhnya telah mengambil langkah dan kebijakan guna memastikan masyarakat terlindungi secara ekonomi dan kesehatan. Berbagai skema perlindungan sosial juga telah diambil sebagai bentuk tanggung jawab negara sehingga masyarakat tidak semakin terdampak atas bencana ini.

Berkaca dari kondisi saat ini, hal yang sesungguhnya sangat penting dilakukan adalah memastikan kehadiran negara sehingga masyarakat tidak merasa sendirian. Itulah esensi tugas negara. Undang-undang secara amat gamblang mengamanatkan kewajiban melindungi segenap bangsa dan tumpah darah, serta memajukan kesejahteraan umum.

Atas dasar itulah, maka langkah-langkah fundamental dan strategis harus dilakukan agar bangsa ini tidak mengalami krisis ekonomi yang lebih dalam. Salah satu yang harus dilakukan adalah melakukan reorientasi arah politik kesejahteraan kita.

Dalam konteks pengelolaan negara, arah politik kesejahteraan terletak pada komitmen negara dalam memberikan perluasan akses, kapabilitas, serta peluang kepada seluruh warga negara dalam meningkatkan taraf hidup serta pengaturan institusional yang dapat menjamin terdistribusinya penciptaan kesejahteraan.

Dengan demikian, politik kesejahteraan berdiri di atas landasan etis bahwa seluruh produk kebijakan pemerintah, legislatif maupun partai politik harus mengemban satu pakta bahwa ia hadir untuk menyelamatkan dan menjaga tingkat kehidupan dan kesejahteraan rakyatnya. Tujuan berdirinya bangsa ini, yakni terciptanya keadilan sosial, harus membingkai seluruh arah kebijakan yang dilahirkan.

Atas dasar argumen itulah, maka politik kesejahteraan harus dimaknai sebagai instrumen kekuasaan yang menentukan pengelolaan dan redistribusi sumber daya. Politik kesejahteraan harus menjadi landas pijak yang kokoh dalam menopang serta membingkai seluruh kebijakan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Mensos Pecat 4 Pendamping...
Mensos Pecat 4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos
Beredar Kabar Bansos...
Beredar Kabar Bansos Dipotong, Mensos: Itu Hoaks dan Menyesatkan
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Rekomendasi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Berita Terkini
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved