Epistemologi Seputar Covid-19: Menakar Sumber Informasi

Senin, 18 Mei 2020 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Dengan demikian, dalam menakar ”apakah suatu informasi adalah benar atau tidak”, yang dilakukan adalah menilai sumber informasinya (ad hominem) bukan informasinya(ad rem), karena atribusi yang diterakan kepada sumber informasinya/ahli (ad hominem) berpengaruh pada kredibilitas ahli tersebut. Selanjutnya, bila ad hominem positif, maka ahli tersebut kredibel, sedangkan bila ad hominem negatif maka ahli tersebut kurang atau tidak kredibel (Dahkman et al, 2011).

Keterangan ahli bidang ilmu tertentu yang tidak dipelajari oleh sarjana hukum sangat diperlukan dalam proses peradilan. Bila ahli yang dimintai keterangan tidak kredibel, maka kehadiran ahli tersebut di persidangan tidak membuat terang perkara, tetapi membuat gelap perkara karena dipilih bukan karena hakikat keahliannya, tetapi karena popularitasnya. Hal ini pernah, untuk tidak mengatakan sering, terjadi dalam persidangan.

Menilai kredibilitas narasumber juga berlaku bagi media massa. Kemampuan menakar ad hominem tersebut sangat diperlukan oleh awak media, karena bila narasumber yang dijadikan sumber informasi tidak kredibel maka media tersebut telah ikut serta menyebarkan informasi tidak benar. Dalam kajian newsmaking criminology¸ ditengarai bahwa banyak media massa yang tidak menyebarkan berita secara objektif. Berita dinilai sebagai komoditas, dan akhirnya yang terjadi adalah bisnis infotaintment.

Orang awam dalam kehidupan sehari-hari sering sangat mudah percaya kepada sumber-sumber informasi yang belum tentu kredibel. Mereka percaya kepada tokoh politik, bukan karena keahliannya di bidang tertentu; mereka percaya karena persamaan sentimen politiknya. Orang mudah percaya kepada selebritas karena setiap hari muncul di media massa, dijadikan idola, dijadikan­ public figure, padahal dia ditokohkan oleh produsen agar produknya disukai konsumen. (Baca juga: Awas Hoaks Virus Corona, Polri Minta Masyarakat Tak Asal Share)

Orang mengiklankan komoditas dilengkapi dengan kesaksian, padahal secara epistemologis kesaksian saja tidak cukup untuk menakar kebenaran. Orang mudah percaya kepada guru karena otoritasnya, padahal banyak guru yang tidak besertifikat guru. Orang percaya kepada seorang tokoh agama, bukan karena kepakarannya, tetap karena popularitasnya, dst. Kalau kita ingin ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, mari kita belajar mencerna informasi secara kritis, ditakar ”apakah sumber informasinya kredibel atau tidak”.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Komdigi Tegaskan Video...
Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian
Beredar Isu Kas Masjid...
Beredar Isu Kas Masjid Bakal Dikelola Pemerintah, Kemenag Tegaskan Itu Hoaks
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved