Nasib Buram Buku Indonesia

Senin, 18 Mei 2020 - 06:34 WIB
loading...
A A A
Penjualan Naik saat Pandemi

Secara internasional penjualan buku mengalami peningkatan drastis selama lockdown atau karantina wilayah akibat pandemi korona di berbagai negara. Buku yang umumnya laris manis adalah novel dan buku pelajaran atau kuliah karena penutupan sekolah dan bekerja dari rumah.

BBC melaporkan, khusus di Inggris, penjualan buku fiksi mengalami kenaikan sepertiga, sedangkan penjualan buku pendidikan anak-anak mencapai 234%. “Data penjualan menunjukkan populasi Inggris menyiapkan diri untuk isolasi yang lama," demikian keterangan Nielsen Book.

Hal sama juga terjadi di Amerika Serikat (AS). Analis industri buku, NPD Group, melaporkan, kenaikan penjualan buku nonfiksi anak mencapai 66%. “Isolasi diri di seluruh dunia meningkatkan tren membaca,” kata Presiden International Publishers Association (IPA) Hugo Setzer.

Ketika banyak sekolah ditutup, orang tua juga fokus menyediakan buku berbasis online ataupun cetak. NPD Group menyebutkan, kenaikan penjualan buku anak mencapai 128%, peningkatan penjualan buku pelajaran hingga 235%, dan buku sekolah mencapai 143% di AS.

“Interaktivitas dan nilai lebih merupakan karakteristik dari buku,” ujar Kristen McLean, analis industri buku NPD Group. “Sekolah di rumah juga mengakibatkan penjualan buku,” ucapnya. Peningkatan penjualan itu justru terjadi ketika kebanyakan toko buku di dunia tutup dan perusahaan penerbitan menurunkan performa karena mengantisipasi dampak pandemi. (Baca juga: Pembukaan Sekolah Sebaiknya Setelah Kasus Covid-19 Turun Drastis)

Di tengah era digital, penjualan buku fisik juga tidak kalah meskipun penjualan e-book memang mengalami kenaikan drastis. “Penerbit membuat buku yang menarik, terutama desain yang cantik,” kata Direktur Operasional Asosiasi Penjual Buku di Inggris Meryl Halls, dilansir CNBC.

Apalagi, kata Halls, orang cenderung menyukai buku-buku yang pernah dia baca. “Pencinta buku cenderung merekam apa yang pernah dia baca. Mereka juga menjadi buku sebagai bagian penting dalam dekorasi rumah dan koleksinya,” katanya.

Untuk tren e-book dengan kehadiran Amazon meluncurkan Kindle, menurut Halls, banyak orang tetap ingin melarikan diri dari layar. Pasar industri buku di seluruh dunia, dalam catatan IbisWorld, mencapai USD119 miliar dengan pelaku bisnisnya mencapai 16.395 industri. Sebanyak 315.579 orang bekerja di sektor tersebut.

Khusus di AS, sebanyak 675 juta buku cetak dijual pada 2018. Sedangkan pendapatan penjualan e-book secara global mencapai USD12,32 miliar. Di AS penjualan e-book mencapai 162 juta, sedangkan audiobook mencapai USD940 juta. Secara total pendapatan industri buku di AS mencapai 25,82 miliar pada 2018. (Kiswondari/Neneng Zubaidah/Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Rekomendasi
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Berita Terkini
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved