Tengku Zul: Oposisi itu PKS-Demokrat, Kenapa yang Kena 'Upper Cut' Din Syamsuddin
Rabu, 17 Februari 2021 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak pernah menganggap Din Syamsuddin radikal atau penganut radikalisme.
Din dikenal Mahfud MD sebagai pengusung moderasi beragama (Wasathiyyah Islam) yang juga diusung oleh pemerintah. "Dia juga penguat sikap Muhammadiyah bahwa Indonesia adalah 'Darul Ahdi Wassyahadah'. Beliau kritis, bukan radikalis," kata Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Sabtu 13 Februari 2021.
Mahfud mengungkapkan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) kompak mengampanyekan NKRI berdasar Pancasila sejalan dengan Islam. NU menyebut "Darul Mietsaq", Muhammadiyah menyebut "Darul Ahdi Wassyahadah".
"Pak Din Syamsuddin dikenal sebagai salah satu penguat konsep ini. Saya sering berdiskusi dengan dia, terkadang di rumah JK," cuitnya.Baca juga: Mahfud MD Bela Din Syamsuddin: Beliau Kritis, Bukan Radikalis
Din dikenal Mahfud MD sebagai pengusung moderasi beragama (Wasathiyyah Islam) yang juga diusung oleh pemerintah. "Dia juga penguat sikap Muhammadiyah bahwa Indonesia adalah 'Darul Ahdi Wassyahadah'. Beliau kritis, bukan radikalis," kata Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Sabtu 13 Februari 2021.
Mahfud mengungkapkan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) kompak mengampanyekan NKRI berdasar Pancasila sejalan dengan Islam. NU menyebut "Darul Mietsaq", Muhammadiyah menyebut "Darul Ahdi Wassyahadah".
"Pak Din Syamsuddin dikenal sebagai salah satu penguat konsep ini. Saya sering berdiskusi dengan dia, terkadang di rumah JK," cuitnya.Baca juga: Mahfud MD Bela Din Syamsuddin: Beliau Kritis, Bukan Radikalis
(dam)
Lihat Juga :