Komnas HAM Serahkan 16 Barang Bukti Kasus Tembak Mati Laskar FPI

Selasa, 16 Februari 2021 - 15:38 WIB
loading...
Komnas HAM Serahkan...
Komnas HAM menyerahkan 16 item barang bukti kasus penembakan anggota FPI kepada Bareskrim Mabes Polri. Foto/tangkapan layar zoom
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) hari ini menyerahkan barang bukti kasus tewasnya enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 kepada Bareskrim Polri . Barang bukti tersebut adalah yang mereka dapatkan saat melakukan investigasi dalam kasus tersebut.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menuturkan, barang bukti yang diserahkan pada pertemuan tersebut berjumlah 16 item. Selain barang bukti, pihaknya juga menyerahkan berita acara.

"Menyerahkan barang bukti dan berbagai informasi yang kami punya selama kami melakukan pemantauan san penyelidikan dalam kasus yang dikenal peristiwa km 50. Ada 16 item dari berbagai hal, yang kami uji balistik dan berita acaranya akan kami berikan beserta temuan-temuan lain," kata Anam dalam konferensi pers, Selasa (16/2/2021).

(Baca: Komnas HAM Apresiasi Reformasi TNI-Polri Satu Langkah Sangat Progresif)

Lebih jauh Anam memaparkan, pelimpahan barang bukti itu dilakukan untuk menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM kepada Polri, terkhusus soal penegakan hukum. Selain itu, sambungnya, ini menjadi bukti bahwa rekomendasi tersebut ditindaklamjuti dengan serius.

"Kenapa kami serahkan, karwna memang ini juga untuk pelaksanaan rekomendasi Komnas HAM khususnya untuk penegakkan hukum. Dan komitmen bersama bahwa memang ini akan ditindaklanjuti dengan maksimal dan serius," tuturnya.

(Baca: Terima Hasil Investigasi 6 Laskar FPI, Polri Minta Barang Bukti ke Komnas HAM)

Barang bukti yang terbungkus dalam sebuah plastik coklat itu, kata Anam menjelaskan, berisikan peluru, proyektil, serta beberapa bagian mobil yang telah diuji di laboratorium forensik.

"Ini isinya ada peluru, ada proyektil, ada bagian mobil yang pernah kami uji. Terus ada berita acaranya. Sah atau tidaknya kan kalau dalam hukum ditentukan dari berita acara, jadi ini resmi," ucapnya.

Dalam penyerahan tersebut, Anam didampingi Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, dan beberapa komisioner lainnya seperti Beka Ulung Hapsara dan Amiruddin. Sementara di pihak Bareskrim Polri, ada Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Andre Rosiade Laporkan...
Andre Rosiade Laporkan Abu Janda ke Bareskrim soal Dugaan Ujaran Kebencian
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
10 Kombes Pol Digeser...
10 Kombes Pol Digeser ke Bareskrim Polri pada Mutasi Mei 2026
Kampung Narkoba di Samarinda...
Kampung Narkoba di Samarinda Dijaga ‘Sniper’ hingga Kode Khusus
4 Kombes Digeser Jadi...
4 Kombes Digeser Jadi Dirreskrimum Polda pada Mutasi Mei 2026, Ada Wadirtipidter Bareskrim Polri
Kampung Narkoba di Samarinda...
Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek, 11 Orang Dapat Hadiah Timah Panas di Kaki
Rekomendasi
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved