Pagar Nusa-PFI Gelar Tes Antigen Gratis bagi Pewarta Foto
Selasa, 16 Februari 2021 - 08:41 WIB
loading...
Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) memberikan layanan swab antigen gratis kepada wartawan foto beserta keluarganya. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) memberikan layanan swab antigen gratis kepada wartawan foto beserta keluarganya.
Kegiatan yang digelar di Sekretariat PFI Pusat, Jalan Ampera Raya 122a Jakarta Selatan ini dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-35 Pagar Nusa yang jatuh pada 3 Januari 2021 lalu dan Hari Pers Nasional 2021.
Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen menyampaikan, kerja sama dengan PFI yang telah ke sekian kalinya tersebut sangat penting. Pasalnya, para pewarta foto sangat rentan terpapar Covid-19.
“Kerja sama memberikan swab antigen dengan teman-teman PFI ini kerja sama yang kesekian kalinya dari Pagar Nusa. Ini menjadi penting karena temen-temen pewarta foto menjadi salah satu klaster yang sangat mudah terpapar Covid-19,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Senin 15 Februari 2021.
Menurut Gus Nabil, dalam menjalankan tugas peliputan, para pewarta foto tidak bisa bekerja dari rumah atau work from home (WFH), namun harus datang langsung di lokasi.Baca juga: Menteri Tjahjo Akan Beri Penghargaan Polres dengan Pelayanan Prima
Kegiatan yang digelar di Sekretariat PFI Pusat, Jalan Ampera Raya 122a Jakarta Selatan ini dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-35 Pagar Nusa yang jatuh pada 3 Januari 2021 lalu dan Hari Pers Nasional 2021.
Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen menyampaikan, kerja sama dengan PFI yang telah ke sekian kalinya tersebut sangat penting. Pasalnya, para pewarta foto sangat rentan terpapar Covid-19.
“Kerja sama memberikan swab antigen dengan teman-teman PFI ini kerja sama yang kesekian kalinya dari Pagar Nusa. Ini menjadi penting karena temen-temen pewarta foto menjadi salah satu klaster yang sangat mudah terpapar Covid-19,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Senin 15 Februari 2021.
Menurut Gus Nabil, dalam menjalankan tugas peliputan, para pewarta foto tidak bisa bekerja dari rumah atau work from home (WFH), namun harus datang langsung di lokasi.Baca juga: Menteri Tjahjo Akan Beri Penghargaan Polres dengan Pelayanan Prima
Lihat Juga :