Terancam Batal, Ini 5 Alasan PKS Ngotot Revisi UU Pemilu
Sabtu, 13 Februari 2021 - 08:31 WIB
loading...
A
A
A
Kelima, jika UU Pemilu tidak direvisi maka optimalisasi teknologi dalam pemilihan umum akan semakin sulit untuk dilakukan. "Karena penggunaan e-rekap atau e-voting perlu payung hukum yang jelas," ucap Mardani.
Salah satu isu penting dalam revisi UU Pemilu adalah normalisasi Pilkada 2022 dan 2023. Beredar kabar penolakan parpol koalisi terhadap revisi UU Pemilu terjadi atas permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun isu tersebut dibantah Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.
"Perdebatan tersebut ada di DPR, pemerintah tidak terlibat. Pemerintah fokus menangani pandemi covid19, memulihkan ekonomi rakyat," ujar Fadjroel saat dihubungi MNC Portal, Kamis 11 Februari 2021 malam. Baca juga: Parpol Koalisi Kompak Tolak Revisi UU Pemilu Karena Ingin Jaga Wibawa Jokowi
Kini hanya PKS dan Demokrat yang menginginkan revisi UU Pemilu. Sedangkan seluruh parpol koalisi pemerintah tak ingin pembahasan revisi beleid itu dilanjutkan. Tadinya Golkar dan Nasdem sebagai bagian dari koalisi ingin revisi UU Pemilu. Namun belakangan keduanya balik badan dan mengikuti keputusan parpol koalisi pemerintah lainnya.
Salah satu isu penting dalam revisi UU Pemilu adalah normalisasi Pilkada 2022 dan 2023. Beredar kabar penolakan parpol koalisi terhadap revisi UU Pemilu terjadi atas permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun isu tersebut dibantah Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.
"Perdebatan tersebut ada di DPR, pemerintah tidak terlibat. Pemerintah fokus menangani pandemi covid19, memulihkan ekonomi rakyat," ujar Fadjroel saat dihubungi MNC Portal, Kamis 11 Februari 2021 malam. Baca juga: Parpol Koalisi Kompak Tolak Revisi UU Pemilu Karena Ingin Jaga Wibawa Jokowi
Kini hanya PKS dan Demokrat yang menginginkan revisi UU Pemilu. Sedangkan seluruh parpol koalisi pemerintah tak ingin pembahasan revisi beleid itu dilanjutkan. Tadinya Golkar dan Nasdem sebagai bagian dari koalisi ingin revisi UU Pemilu. Namun belakangan keduanya balik badan dan mengikuti keputusan parpol koalisi pemerintah lainnya.
(kri)
Lihat Juga :