Istana Harus Jamin Kritik Masyarakat Tak Berbalas Bui dan Perundungan
Kamis, 11 Februari 2021 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
"Dua situasi yang menambah banyak orang was-was untuk bersuara kritis," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) ini.
Lebih lanjut Ray menilai, saat aktivis pro demokrasi yang sekarang sedang berkuasa saja diam melihat kebebasan bersuara dirampas, maka jelas tidak ada lagi harapan bagi kebebasan dan nalar kritis akan mendapat haknya. Orang memilih diam, membiarkan kekuasaan berjalan dengan para dan pendengung bahwa semua serba baik saja.
Baca juga: Jokowi Minta Warga Aktif Kritik, Ernest Prakasa: Tertibkan Dulu 'Relawan' Bapak
"Maka ajakan pak Pramono agar warga berani bersuara sekeras-kerasnya akan terlihat candaan kala beliau sendiri tidak memperlihatkan sikap pembelaannya bagi mereka yang sekarang menghadapi masalah hukum gegara sikap kritis mereka, seperti yang dialami oleh Syahganda Nainggilan dan Jumhur Hidayat," katanya.
Lebih lanjut Ray menilai, saat aktivis pro demokrasi yang sekarang sedang berkuasa saja diam melihat kebebasan bersuara dirampas, maka jelas tidak ada lagi harapan bagi kebebasan dan nalar kritis akan mendapat haknya. Orang memilih diam, membiarkan kekuasaan berjalan dengan para dan pendengung bahwa semua serba baik saja.
Baca juga: Jokowi Minta Warga Aktif Kritik, Ernest Prakasa: Tertibkan Dulu 'Relawan' Bapak
"Maka ajakan pak Pramono agar warga berani bersuara sekeras-kerasnya akan terlihat candaan kala beliau sendiri tidak memperlihatkan sikap pembelaannya bagi mereka yang sekarang menghadapi masalah hukum gegara sikap kritis mereka, seperti yang dialami oleh Syahganda Nainggilan dan Jumhur Hidayat," katanya.
(abd)
Lihat Juga :