Vaksinasi Jadi Kunci Bangkitnya Pariwisata Indonesia
Kamis, 11 Februari 2021 - 00:18 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi dari 34 provinsi di Indonesia, Bali adalah yang paling tertekan. Sebab sebelum pandemi, Bali ini paling nyaman dengan pariwisata, maka sekarang paling tertekan. Beras, telor, dan kebutuhan pokok di Bali tergantung pariwisata," jelasnya.
Karena itu, Gus Agung sangat sepakat bahwa vaksinasi yang saat ini digenjot pemerintah menjadi kata kunci untuk menjawab permasalahan.
Bagi Gus Agung, tahun 2021 adalah tahun berbenah dan tahun bersih-bersih sebagai masa transisi. Sebab sepanjang 2020 adalah tahun kegelapan dimana Bali sangat terpuruk.
"Kuncinya sekali lagi adalah vaksinasi. Kita harap 2022 bersih, kita bisa transformasi benar-benar dengan digital dan inisiatif perubahan lainnya," jelas Gus Agung.
Gus Agung menegaskan bahwa Bali memerlukan 2 juta vaksin, sehingga 60 sampain 70 persen masyarakat Pulau Dewata bisa divaksin. Inilah satu-satunya langkah penyelamatan yang diperlukan di Bali.
Adapun pembicara lain, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UMKM, M. Riza Damanik, mengatakan di masa pandemi covid-19 ini ada dua kelompok masyarakat pelaku UMKM yang menjadi fokus Kemenkop UMKM untuk dibantu dalam hal permodalan.
Pertama adalah para pelaku UKMM yang sudah melakukan pinjaman. Mereka dibantu dengan skema relaksasi serta pemberian subsidi bunga. Dan sepanjang 2020 lalu bantuan ini sudah banyak digunakan. Baik dalam skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun yang non-KUR.
Kedua, ujar Riza, adalah kelompok yang belum dapat akses ke bank. Tantangan yang dihadapi pada bagian ini adalah pendataan. Yakni bagi masyarakat yang belum punya akun di bank dan sebagainya.
"Terhadap kelompok kedua ini, kita berikan stimulas dengan PBUM Banpres Produktif. Mereka dikasi bantuan, bukan karena miskin tapi pelaku usaha mikro ini mengalami gangguan akibat covid. Sudah ada 12 juta pelaku usaha mikro yang dibantu dan secara bersamaan kami juga aktif memberikan pendataan ke bank," jelas Riza.
Terkait UMKM lingkup pariwisata, lanjut, Riza, Kemenkop UMKM secara programatik tengah melakukan identifikasi tempat wisata khususnya di 5 destinasi priorotas. Dalam hal ini terutama Bali dan ada daerah lain yang selama ini bertumpu pada pariwisata. Riza berharap program vaksinasi berjalan optimal dan lancar. Adapun protokal harus tetap dijalankan sebagai gaya hidup baru.
Karena itu, Gus Agung sangat sepakat bahwa vaksinasi yang saat ini digenjot pemerintah menjadi kata kunci untuk menjawab permasalahan.
Bagi Gus Agung, tahun 2021 adalah tahun berbenah dan tahun bersih-bersih sebagai masa transisi. Sebab sepanjang 2020 adalah tahun kegelapan dimana Bali sangat terpuruk.
"Kuncinya sekali lagi adalah vaksinasi. Kita harap 2022 bersih, kita bisa transformasi benar-benar dengan digital dan inisiatif perubahan lainnya," jelas Gus Agung.
Gus Agung menegaskan bahwa Bali memerlukan 2 juta vaksin, sehingga 60 sampain 70 persen masyarakat Pulau Dewata bisa divaksin. Inilah satu-satunya langkah penyelamatan yang diperlukan di Bali.
Adapun pembicara lain, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UMKM, M. Riza Damanik, mengatakan di masa pandemi covid-19 ini ada dua kelompok masyarakat pelaku UMKM yang menjadi fokus Kemenkop UMKM untuk dibantu dalam hal permodalan.
Pertama adalah para pelaku UKMM yang sudah melakukan pinjaman. Mereka dibantu dengan skema relaksasi serta pemberian subsidi bunga. Dan sepanjang 2020 lalu bantuan ini sudah banyak digunakan. Baik dalam skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun yang non-KUR.
Kedua, ujar Riza, adalah kelompok yang belum dapat akses ke bank. Tantangan yang dihadapi pada bagian ini adalah pendataan. Yakni bagi masyarakat yang belum punya akun di bank dan sebagainya.
"Terhadap kelompok kedua ini, kita berikan stimulas dengan PBUM Banpres Produktif. Mereka dikasi bantuan, bukan karena miskin tapi pelaku usaha mikro ini mengalami gangguan akibat covid. Sudah ada 12 juta pelaku usaha mikro yang dibantu dan secara bersamaan kami juga aktif memberikan pendataan ke bank," jelas Riza.
Terkait UMKM lingkup pariwisata, lanjut, Riza, Kemenkop UMKM secara programatik tengah melakukan identifikasi tempat wisata khususnya di 5 destinasi priorotas. Dalam hal ini terutama Bali dan ada daerah lain yang selama ini bertumpu pada pariwisata. Riza berharap program vaksinasi berjalan optimal dan lancar. Adapun protokal harus tetap dijalankan sebagai gaya hidup baru.
(maf)
Lihat Juga :