Kemendagri: 90,3% DTKS Sudah Cocok dengan Data Kependudukan
Rabu, 10 Februari 2021 - 10:24 WIB
loading...
Warga mencairkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), di Kantor Pos Parung, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/1/2021). FOTO/DOK.SINDOnews/YULIANTO
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus membantu Kementerian Sosial (Kemensos) dalam membenahi akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS ). DTKS ini digunakan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah mengatakan bahwa perkembangan akurasi DTKS sudah berkembang sangat bagus.
"Di tahun 2019 akhir, DTKS yang cocok dengan data kependudukan yang diampu Kemendagri baru mencapai 83%. Sekarang, sudah cocok 90,3% atau naik 7%," katanya dikutip dari pers rilisnya, Rabu (9/2/2021).
Baca juga: Data PPKS untuk Penyaluran Bansos, Kemendagri Gunakan Metode Berlapis
Meski tingkat kecocokannya telah relatif tinggi, Zudan mengaku masih akan membantu dalam perapihan data tersebut. Dukcapil Kemendagri akan terus melakukan verifikasi dan validasi berbasiskan NIK.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah mengatakan bahwa perkembangan akurasi DTKS sudah berkembang sangat bagus.
"Di tahun 2019 akhir, DTKS yang cocok dengan data kependudukan yang diampu Kemendagri baru mencapai 83%. Sekarang, sudah cocok 90,3% atau naik 7%," katanya dikutip dari pers rilisnya, Rabu (9/2/2021).
Baca juga: Data PPKS untuk Penyaluran Bansos, Kemendagri Gunakan Metode Berlapis
Meski tingkat kecocokannya telah relatif tinggi, Zudan mengaku masih akan membantu dalam perapihan data tersebut. Dukcapil Kemendagri akan terus melakukan verifikasi dan validasi berbasiskan NIK.
Lihat Juga :