Penyandang Disabilitas Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 13:38 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Penyandang disabilitas menjadi masyarakat paling terdampak selama pandemi Covid-19 saat ini. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S), Pinky Saptandari.
“Ketika kita berbicara dampak pandemi COVID-19 saat ini, seringkali orang melupakan bahwa ada yang paling terdampak (penyandang disabilitas) dibanding kita,” kata Pinky pada diskusi ‘Penyandang Disabilitas dimasa Pandemi COVID-19’ di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB Jakarta (17/5/2020).
“Kita semua susah, betul, pengusaha susah, karyawan susah, tapi ada yang lebih susah daripada kita, yaitu teman-teman penyandang disabilitas,” tegas Pinky. (Baca juga: Pemudik dari Bali Membeludak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi )
Pinky mengatakan, penyandang disabilitas itu memang sangat beragam, mulai dari tunarungu, tunanetra, tunadaksa, serta anak-anak berkebutuhan khusus seperti down syndrome. “Dan mereka-mereka inilah yang menurut sering terlupakan,” katanya.
Pinky pun mencontohkan misalnya tunanetra yang pekerjaannya hanya memijat, mereka sudah 2 bulan selama pandemi Covid-19 tidak lagi memijat. “Jadi, ini contoh bagaimana kalau kita bicara mengenai semua terkena dampaknya, barangkali yang harus kita pikirkan mereka yang paling terdampak,” ungkapnya.
“Ketika kita berbicara dampak pandemi COVID-19 saat ini, seringkali orang melupakan bahwa ada yang paling terdampak (penyandang disabilitas) dibanding kita,” kata Pinky pada diskusi ‘Penyandang Disabilitas dimasa Pandemi COVID-19’ di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB Jakarta (17/5/2020).
“Kita semua susah, betul, pengusaha susah, karyawan susah, tapi ada yang lebih susah daripada kita, yaitu teman-teman penyandang disabilitas,” tegas Pinky. (Baca juga: Pemudik dari Bali Membeludak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi )
Pinky mengatakan, penyandang disabilitas itu memang sangat beragam, mulai dari tunarungu, tunanetra, tunadaksa, serta anak-anak berkebutuhan khusus seperti down syndrome. “Dan mereka-mereka inilah yang menurut sering terlupakan,” katanya.
Pinky pun mencontohkan misalnya tunanetra yang pekerjaannya hanya memijat, mereka sudah 2 bulan selama pandemi Covid-19 tidak lagi memijat. “Jadi, ini contoh bagaimana kalau kita bicara mengenai semua terkena dampaknya, barangkali yang harus kita pikirkan mereka yang paling terdampak,” ungkapnya.
Lihat Juga :