Doni Monardo Sebut Penghargaan dari Dewan Pers Medali Emas Pentahelix
Selasa, 09 Februari 2021 - 15:23 WIB
loading...
Kepala BNPB/Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo menerima dengan rasa terima kasih, anugerah medali emas Dewan Pers yang diberikan kepadanya. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kepala BNPB/Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo menerima dengan rasa terima kasih, anugerah medali emas Dewan Pers yang diberikan kepadanya. Dalam kondisi masih menjalani isolasi mandiri, Doni mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2021 secara virtual, Selasa (9/2/2021).
"Ini bukan medali emas untuk saya pribadi, tetapi medali emas untuk tim yang telah bekerja sama sejak awal pandemi COVID-19, selama penanganan, dan ke depan. Pers adalah bagian penting yang tidak pernah saya tinggalkan," ujar Doni Monardo usai menerima medali emas secara virtual.
Pernyataan Doni disampaikan melalui Egy Massadiah, Tenaga Ahli yang juga Staf Khusus Kepala BNPB dalam rilis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (9/2/2021).
Baca juga: HPN 2021, DPR: Pers Perankan Fungsi Kontrol Pemerintah dan Tangkal Hoaks
Doni bahkan menyebutnya sebagai "Medali Emas Pentahelix". Pentahelix adalah lima unsur kekuatan dalam pembangunan. Kelimanya adalah pemerintah/pemerintah daerah, akademisi, pengusaha, komunitas/masyarakat, dan media. "Tak terkecuali dalam penanganan COVID-19, media menjadi salah satu ujung tombak," ujar Doni.
"Ini bukan medali emas untuk saya pribadi, tetapi medali emas untuk tim yang telah bekerja sama sejak awal pandemi COVID-19, selama penanganan, dan ke depan. Pers adalah bagian penting yang tidak pernah saya tinggalkan," ujar Doni Monardo usai menerima medali emas secara virtual.
Pernyataan Doni disampaikan melalui Egy Massadiah, Tenaga Ahli yang juga Staf Khusus Kepala BNPB dalam rilis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (9/2/2021).
Baca juga: HPN 2021, DPR: Pers Perankan Fungsi Kontrol Pemerintah dan Tangkal Hoaks
Doni bahkan menyebutnya sebagai "Medali Emas Pentahelix". Pentahelix adalah lima unsur kekuatan dalam pembangunan. Kelimanya adalah pemerintah/pemerintah daerah, akademisi, pengusaha, komunitas/masyarakat, dan media. "Tak terkecuali dalam penanganan COVID-19, media menjadi salah satu ujung tombak," ujar Doni.
Lihat Juga :