Hakim Sebut Ada Ada King Maker di Kasus Pinangki, ICW Desak KPK Ambilalih

Selasa, 09 Februari 2021 - 13:17 WIB
loading...
Hakim Sebut Ada Ada...
ICW meminta KPK mengambil alih penanganan kasus Jaksa Pinangki salah satunya karena hakim menyebut adanya king maker yang belum terungkap. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara untuk Pinangki Sirna Malasari . Jaksa pada Kejagung itu menerima suap untuk memuluskan niat Djoko Tjandra melepaskan dari ancaman eksekusi putusan dua tahun penjara atas kasus hak tagih Bank Bali.

Tetapi, dalam uraian putusannya majelis hakim mengungkapkan adanya ”king maker” yang tidak terungkap gamblang dalam persidangan. Keberadaan 'King Maker' itu diketahui berdasarkan bukti komunikasi percakapan whatsapp antara Pinangki dengan Anita Kolopaking dan Rahmat.

"Menimbang bahwa Majelis Hakim telah berupaya menggali siapa sosok 'King Maker' tersebut dengan menanyakannya kepada Terdakwa (Pinangki] dan saksi Anita karena diperbincangkan dalam chat dan disebut oleh Terdakwa pada pertemuan yang dihadiri oleh Terdakwa, saksi Anita, saksi Rahmat, dan saksi Djoko Tjandra pada November 2020, namun tetap tidak terungkap di persidangan," ujar Hakim Ignatius Eko Purwanto saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/2/2021).

(Baca: Duet Pinangki-Anita Kolopaking Biasa Urus Perkara, Nama Annas Maamun Disinggung Hakim)

Gara-gara sikapnya itu, Pinangki dianggap menutupi keterlibatan pihak lain yang menjadi salah satu pertimbangan hakim untuk memperberat vonisnya. Indonesia Corruption Watch (ICW) pun meyakini masih banyak keterlibtan pihak yang belum terungkap di pusaran perkara Pinangki.

Dalam action plan yang dibuat Pinangki dan Andi Irfan Jaya misalnya, muncul nama pejabat Kejaksaan Agung berinisial BR dan pejabat Mahkamah Agung berinisial HA untuk pengurusan fatwa bebas Djoko Tjandra. Dokumen action plan ini ditemukan dalam bentuk format jpg pada data percakapan whatsapp antara Terdakwa dengan Anita Kolopaking.

"Misalnya: mengapa Joko S Tjandra percaya begitu saja dengan Pinangki untuk mengurus persoalan hukumnya di Indonesia? Ada kah pihak yang selama ini berada di balik Pinangki dan menjamin sehingga Joko S Tjandra percaya dengan agenda kejahatan tersebut?," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).

(Baca: Majelis Hakim: Ada King Maker di Pusaran Kasus Jaksa Pinangki)

ICW berpandangan apa yang dilakukan Pinangki melibatkan tiga klaster yaitu penegak hukum, swasta, sampai politisi. Karena itu, ICW mendesak agar KPK segera mengambilalih dan menerbitkan surat perintah penyelidikan untuk mendalami keterlibatan pihak-pihak lain, terutama menemukan siapa sebenarnya “King Maker” sebagaimana dinyatakan dalam putusan majelis hakim.

"ICW tidak berharap penanganan perkara lanjutan ini kembali dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Sebab, rekam jejak Korps Adhyaksa dalam menangani perkara ini sudah terbukti tidak dapat menuntaskan sampai pada aktor intelektualnya," ungkapnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ICW Pertanyakan Komitmen...
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Tegakkan Hukum terhadap Peredaran Rokok Ilegal
ICW Soroti Wacana Legalisasi...
ICW Soroti Wacana Legalisasi Rokok Ilegal, Berisiko Buka Celah Korupsi Baru
ICW dan Kopel Indonesia...
ICW dan Kopel Indonesia Sudah Ingatkan Kemendikbudristek soal Laptop Chromebook
RUU Perampasan Aset...
RUU Perampasan Aset Bisa Tingkatkan Pemulihan Kerugian Negara terkait Kasus Korupsi
ICW Desak Kejagung Periksa...
ICW Desak Kejagung Periksa Nadiem Makarim di Kasus Pengadaan Laptop
KPK Ungkap Dugaan Pertemuan...
KPK Ungkap Dugaan Pertemuan Djoko Tjandra dan Harun Masiku di Malaysia
Biaya Mahal Ongkos Pilkada,...
Biaya Mahal Ongkos Pilkada, ICW: Jadi Lingkaran Setan Terjadi Korupsi Politik
Water Canon dan Ratusan...
Water Canon dan Ratusan Aparat Kepolisian Jaga Kantor ICW dan Lokataru, Ada Apa?
Uji PKPU Terkait Eks...
Uji PKPU Terkait Eks Napi Nyaleg, Eks Komisioner KPK dan ICW Laporkan ke MA
Rekomendasi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved