BPIP Ajak Sebarkan Semangat Anti SARA dan Anti Kekerasan
Rabu, 03 Februari 2021 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Romo Benny juga mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memikiran bagaimana bangsa Indonesia bisa menjadi unggul dengan melakukan hal-hal yang produktif dan memikirkan inovasi-inovasi untuk pembangunan bangsa.
“Jasmerah (jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah), itu kata Bung Karno. Mengapa penting kita tidak meninggalkan sejarah? Agar kita tahu bahwa saat itu Bangsa ini terbentuk karena rasa persatuan dan saling menghargai perbedaan satu sama lain, kemajemukan yang kita miliki. Itulah salah satu kunci untuk menuju Indonesia unggul,” tegas Romo Benny.
Dia menghimbau saatnya menerapkan pendidikan yang mengajarkan cinta kepada Tanah Air dan bangsa Indonesia sesuai amanat para pendiri bangsa , termasuk Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia.
“Penguasaan informasi itu penting, seperti kata Fransisco Bacon, siapa menguasai informasi dia akan menguasai dunia. Akan tetapi penguasaan terhadap informasi dan teknik informasi harus dimanfaatkan dengan sangat baik dan diarahkan untuk pembangunan nasional, pembangunan bangsa dan negara, bukan malah dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak produkti dan singung menyingung SARA.” tuturnya.
Baca juga: Moeldoko: Pertemuan dengan Kader Demokrat Cuma Ngopi-ngopi, Kok Bisa Rame?
“Jasmerah (jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah), itu kata Bung Karno. Mengapa penting kita tidak meninggalkan sejarah? Agar kita tahu bahwa saat itu Bangsa ini terbentuk karena rasa persatuan dan saling menghargai perbedaan satu sama lain, kemajemukan yang kita miliki. Itulah salah satu kunci untuk menuju Indonesia unggul,” tegas Romo Benny.
Dia menghimbau saatnya menerapkan pendidikan yang mengajarkan cinta kepada Tanah Air dan bangsa Indonesia sesuai amanat para pendiri bangsa , termasuk Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia.
“Penguasaan informasi itu penting, seperti kata Fransisco Bacon, siapa menguasai informasi dia akan menguasai dunia. Akan tetapi penguasaan terhadap informasi dan teknik informasi harus dimanfaatkan dengan sangat baik dan diarahkan untuk pembangunan nasional, pembangunan bangsa dan negara, bukan malah dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak produkti dan singung menyingung SARA.” tuturnya.
Baca juga: Moeldoko: Pertemuan dengan Kader Demokrat Cuma Ngopi-ngopi, Kok Bisa Rame?
(dam)
Lihat Juga :