Banyak Masyarakat Belum Patuhi Protokol Kesehatan Selama PPKM Jilid I

Selasa, 02 Februari 2021 - 20:18 WIB
loading...
Banyak Masyarakat Belum...
Warga beraktivitas di tengah pemberlakuan PSBB di Jakarta. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan seharusnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat berjalan efektif selama masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan . Namun, dia mengakui bahwa PPKM Jilid I tidak efektif karena banyaknya masyarakat yang tidak patuh.

"Selama pemberlakuan PPKM Jilid I masih banyak ditemukan masyarakat yang belum patuh terhadap protokol kesehatan 3M. Termasuk juga masih banyak melakukan mobilitas. Yang keduanya dapat meningkatkan risiko penularan," kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: PPKM dan PSBB Menghancurkan Industri Ban, Pemilik Bengkel Ngeluh


Seperti diketahui pemerintah memberlakukan PPKM Jilid I dari tanggal 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Kemudian pemerintah melakukan perpanjangan PPKM dari tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Dia mengatakan bahwa pemerintah masih terus mengkaji kebijakan untuk menekan kasus Covid-19. "Pemerintah tentunya akan mengkaji berbagai kebijakan untuk menekan peningkatan kasus positif yang muncul di masyarakat," ujarnya.

Baca juga: PPKM Tak Efektif, PKS: Kebijakan Jangan Jadi Gimik Politik


Namun begitu hal yang terpenting adalah tetap menjalankan protokol kesehatan. Dengan begitu kasus positif dapat ditekan. "Hal terpenting yang harus dilakukan oleh kita semua untuk mengurangi peningkatan kasus positif adalah dengan secara disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M. Sehingga risiko penularan dapat diminimalisasi sekaligus melindungi diri dan orang terdekat dari penularan," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Satgas Covid-19 Terbitkan...
Satgas Covid-19 Terbitkan SE Terbaru, Apa Isinya?
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Kepsek Angkat Bicara...
Kepsek Angkat Bicara Usai Heboh SMKN 3 Wonosari Diduga Tahan Ijazah Siswanya
Kasus Pneumonia Meningkat,...
Kasus Pneumonia Meningkat, Berikut Langkah Pencegahannya
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved