Rapor Merah Kinerja Antikorupsi

Rabu, 03 Februari 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Dalam situasi tersebut, menguatnya watak kekuasaan yang otoriter di sejumlah negara itu berimplikasi pada melemahnya kebebasan sipil. Kekuatan civil society dikebiri, dikriminalisasi, diteror, hingga membuat kapasitas pengawasan publik menjadi lemah. Ketika kritisisme dan pengawasan masyarakat melemah, pintu-pintu korupsi terbuka kembali. Karena, pada hakikatnya, korupsi adalah konsekuensi dari kekuasaan yang tidak terkendali. Akibatnya, momentum bencana dan situasi pandemi ini justru banyak dimanfaatkan untuk menjalankan praktik-praktik korup secara sistematis, terstruktur, dan masif.

Kendati demikian, korelasi antara situasi pandemi dan melemahnya pengawasan publik hanya satu faktor, yang tidak bisa digeneralisasi untuk menggambarkan kondisi politik antikorupsi di masing-masing negara. Untuk itu, kita perlu mencermati secara detail bagaimana arah pelaksanaan grand design agenda pemberantasan dan pencegahan korupsi; bagaimana dinamika politik antikorupsi itu terjadi.

Sejumlah riset kajian antikorupsi di kawasan Asia Pasifik (Rama dan Lester, 2019; Umam, 2020; Brown, 2019; Graycar, 2017; Quah, 2012) telah mengonfirmasi bahwa efektivitas kinerja antikorupsi di suatu negara sejatinya tidak semata-mata ditentukan oleh kerja-kerja reformasi teknokratik administratif, melainkan lebih ditentukan oleh dinamika politik, pola relasi, dan pilihan cara pandang para elitenya dalam menjalankan tradisi politik dan kekuasaan itu sendiri. Pandangan ini juga selaras dengan teori ekonomi-politik strukturalis, yang meyakini bahwa korupsi politik merupakan induk dari segala bentuk korupsi di dalam struktur negara (Hadiz, 2005; Robison, 2013, Winters, 2009).

Dalam konteks Indonesia, problem penurunan dan stagnasi kinerja antikorupsi kita selama ini terletak pada realitas timpangnya kualitas transparansi, akuntabilitas, dan integritas pilar-pilar Sistem Integritas Nasional (SIN) yang ada. Jika mengacu pada skema SIN, praktis hanya pilar masyarakat sipil dan media yang relatif sehat dari praktik korupsi. Namun, dua kekuatan itu juga belakangan mulai terfragmentasi dan terpolarisasi akibat dari faksionalisme dan intervensi kepentingan korporasi dengan politik praktis. Selebihnya, hampir semua pilar SIN di jajaran eksekutif, yudikatif, terlebih legislatif masih mempertahankan tradisi korupnya.

Di tengah kekeringan integritas itu, peran KPK begitu sentral dalam menjaga marwah dan martabat pemerintah dalam kinerja pemberantasan dan pencegahan korupsi. Nilai IPK Indonesia selama ini tidak lepas dari kontribusi besar KPK dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Kendati demikian, agenda antikorupsi adalah kerja tim besar pemerintahan, bukan semata-mata tanggung jawab KPK.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Tokoh Adat Sebyar Kritik...
Tokoh Adat Sebyar Kritik Komentar Novel Baswedan soal Film Pesta Babi
Rekomendasi
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
Patung Benjamin Netanyahu...
Patung Benjamin Netanyahu Dirusak dan Disiram Cat Merah Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved