Begini Proses Karantina yang Wajib Diikuti Jamaah Umrah saat Pandemi Covid-19

Jum'at, 29 Januari 2021 - 15:16 WIB
loading...
Begini Proses Karantina...
Proses karantina jamaah umrah di salah satu hotel di Jakarta sebelum berangkat ke Tanah Suci. FOTO/MCN Portal Indonesia/ABUSAH MAPANE
A A A
JAKARTA - Pada umumnya menjalankan ibadah umrah merupakan impian setiap muslim. Namun apakah ibadah tersebut bisa dijalankan ketika masa pandemi COVID-19 seperti sekarang?

Jawabnya tentu bisa, cuma jamaah wajib menjalankan protokol kesehatan (prokes) sebelum keberangkatan. Dengan begitu Insya Allah aman dari penularan COVID-19.

Untuk diketahui, salah satu tahapan prokes yang mesti dijalani jamaah umrah yakni tes PCR COVID-19 serta menjalani masa karantina sehari sebelum berangkat. Karantina tersebut diterapkan di asrama haji atau di hotel yang telah ditunjuk pemerintah, contohnya Hotel Ibis Style Bandara Soekarno Hatta.

Baca juga: Arab Saudi Kembali Dibuka, Travel Umrah Ini Berangkatkan 284 Jamaah Langsung Madinah

Pantauan MNC Portal ketika Garislurus Lintas Semesta Travel Umrah & Haji Plus hendak memberangkat jamaah umrah, setiap perserta terlebih dahulu menjalani tes PCR di tempat karantina di Hotel Ibis Style Bandara Soekarno Hatta.

Jumat (29/1/2021) pagi, tampak jamaah yang hendak memasuki hotel karatina menjalani pemeriksaan suhu tubuh di lobby. Kemudian barang bawaan mereka disemprot disinfektan agar steril dari COVID-19.

Selanjutnya jamaah langsung diarahkan ke ruang tes PCR. Sambil menunggu hasilnya, jamaah diarahkan ke suatu ruangan untuk mendapatkan pengarahan tentang betapa pentingnya menjaga prokes selama umrah.

Perlu diingat ini hanya pengarahan prokes, bukan manasik. Sebab manasik dijadwalkan di Madinah, Arab Saudi.

Baca juga: Paul Pogba, Pesepak Bola Muslim Rajin Ibadah Umrah

Usai pengarahan, jamaah diminta masuk ke ruang karantina yang merupakan kamar hotel berkapasitas dua orang. Jadi satu kamar maksimal diisi dua jamaah.

Selama menjalani karantina, jamaah umrah tidak diperkenankan keluar-masuk kamar. Sanking ketatnya, makanan pun hanya diantar sampai depan pintu kamar.

Masa karantina tersebut sekira sehari semalam. "Kita baru selesai melakukan tes swab antigen di mana semua jamaah mengikuti swab antigen satu-satu. Setelah itu kita akan melakukan karantina di dalam setiap kamar, insyaAllah sampai dengan besok sebelum keberangkatan," kata Business & Development Director Garislurus Lintas Semesta Travel Umrah & Haji Plus, Rahadian Fadhel Amr.



Jika hasil tes PCR menunjukkan hasil negatif, maka jamaah diperkenankan terbang. Sedangkan jika positif COVID-19, maka umrah ditunda sampai dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Lebih lanjut setelah tiba di Tanah Suci, jamaah masih harus menjalani tes PCR dan karantina selama 3 hari.

Sekadar informasi, Pemerintah Arab Saudi memberikan 800-1.000 kuota umrah per hari untuk Indonesia. Tak hanya itu, aturan pembatasan usia pun telah dilonggarkan. Dari sebelumnya umrah hanya boleh untuk mereka yang berusia 18-50 tahun kini menjadi 18-60 tahun.

"Informasi terbaru dari beberapa Muassasah Saudi Arabia menyatakan syarat umur bagi jamaah umrah khusus warga Indonesia menjadi 18-60 tahun, sebelumnya syarat umur 18-50 tahun," kata Kabid Umrah Amphuri Zaky Zakaria Anshary beberapa waktu lalu.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepedulian Kapolri terhadap...
Kepedulian Kapolri terhadap Warga Kurang Mampu melalui Umrah Gratis dan Bedah Rumah
Bus Jemaah Umrah Indonesia...
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar Dekat Madinah, Kemenhaj: Seluruh Jemaah Selamat
28.170 Jemaah Umrah...
28.170 Jemaah Umrah Sudah Dipulangkan ke Indonesia Pascakonflik Timur Tengah
Konflik Timur Tengah,...
Konflik Timur Tengah, Selly DPR Ingatkan Pemerintah Lindungi Jemaah dan Pembiayaan Haji
Hampir 15.000 Jemaah...
Hampir 15.000 Jemaah Umrah Dipulangkan, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Terabaikan
Terobos Langit Timur...
Terobos Langit Timur Tengah, 6.047 Jemaah Umrah Tiba di Tanah Air dengan Selamat
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Berita Terkini
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Infografis
Makanan yang Wajib Dihindari...
Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Kolesterol saat Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved