Masa Pandemi, Physical Distancing Jadi Momen Rekatkan Hubungan Keluarga

Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:02 WIB
loading...
Masa Pandemi, Physical...
pemberlakuan physical distancing harus dijadikan momentum sebagai gerakan sosial bersama dan juga bisa menjadi ajang mendekatkan hubungan antara anggota keluarga. Foto/KOran SINDO
A A A
JAKARTA - Virus corona masih menjadi kabar buruk bagi masyarakat Indonesia. Mengingat pandemi ini berdampak besar, pemerintah pun memberlakukan physical distancing sebagai solusi menekan angka penyebaran yang semakin tinggi.

Meski begitu, ada banyak hikmah positif di balik fenomena ini. Walau hanya bersifat imbauan, keefektifan kebijakan ini amat tergantung dari peran masyarakat yang sadar dan peduli akan pentingnya kesehatan satu sama lain.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio mengatakan, arahan pemerintah terkait pemberlakuan physical distancing harus dijadikan momentum sebagai gerakan sosial bersama dan juga bisa menjadi ajang mendekatkan hubungan antara anggota keluarga.

"Harus ada gerakan sosial bersama dari masyarakat bahwa kita saat ini sedang menghadapi bencana," ujar Agus saat di hubungi KORAN SINDO.

Agus menambahkan, berdasarkan pengamatannya hingga saat ini belum semua masyarakat memahami betul pentingnya melakukan physical distancing memerangi korona. Jika dilihat dengan baik, cara ini sangat efektif dan memiliki sisi positif. (Baca: 5 Warga Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pelacakan Kontak Dilakukan)

‎Physical distancing atau jaga jarak tidak hanya efektif mencegah penularan virus korona atau Covid-19. Jika diamati, kebijakan ini bisa menjadi sarana tepat untuk merekatkan kembali hubungan antara anggota keluarga.

Hal ini pun ditegaskan child protection specialis Unicef Indonesia, Astri‎d Gonzaga Dionia. Dia menilai tiga cara phyical distancing, yakni bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah dapat menjadi cara mendekatkan sesama anggota keluarga yang lain.

Baginya, banyak cara untuk membunuh waktu selama menjalani jaga jarak sosial dengan berdiam diri di rumah. Seperti berbincang bersama tanpa dibatasi dengan gawai, makan bersama, hingga beribadah bersama.

"Hal yang selama ini sulit dilakukan terutama bagi keluarga di perkotaan, misalnya di Jakarta, bapak dan ibunya harus berangkat bekerja pagi hari, pulang malam hari ketika anak sudah tidur. Jadi, waktu lebih intim dengan keluarga berkurang. Namun sejak work from home (WFH) mereka bisa merasakan momen kedekatan bersama keluarga," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Tangani Covid-19, Legislator...
Tangani Covid-19, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Terapkan PSBB
Didesak Berlakukan PSBB...
Didesak Berlakukan PSBB atau Lockdown, Pemerintah Tetap Pilih PPKM Mikro
Covid-19 Melonjak, Pimpinan...
Covid-19 Melonjak, Pimpinan Komisi IX DPR Minta Anies Tarik 'Rem Darurat'
Pemerintah Diminta Terapkan...
Pemerintah Diminta Terapkan PSBB untuk Zona Merah dan Oranye
Covid-19 Melonjak, Tingkatkan...
Covid-19 Melonjak, Tingkatkan Pembatasan Sosial dan Terapkan WFH
Satpol PP Disiplinkan...
Satpol PP Disiplinkan Masyarakat, Anies: Sapa Mereka dengan Hati, Tegur dengan Hati
Daripada PPKM Darurat,...
Daripada PPKM Darurat, Mending Lockdown 14 Hari dan Siapkan Subsidi Gaji Rp5 Juta
Bima Arya Minta Pemerintah...
Bima Arya Minta Pemerintah Pusat Keluarkan Kebijakan Lebih Ketat Tangani Covid-19
Rekomendasi
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved