Pesan Menyentuh Dokter Reisa Setelah Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Satu Juta

loading...
Pesan Menyentuh Dokter Reisa Setelah Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Satu Juta
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro. Foto/Istimewa
JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia hari ini tembus di atas angka 1 juta, tepatnya 1.012.350. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro pun kembali mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melalui akun Instagram-nya, Selasa (26/1/2021), Dokter Reisa mengatakan bahwa jumlah total kasus konfirmasi positif Covid-19 tembus di atas 1 juta bukan angka yang kecil lagi untuk kita lepas waspada. "Semakin hari, tren penambahan kasus harian terus meningkat. Banyak kluster baru bermunculan di sekitar masyarakat. Karena itu, kita, setiap warga negara, wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mari kita semua bahu-membahu untuk menekan penambahan kasus baru. Saling ingat dan mengingatkan. Perisai untuk melindungi diri dan orang lain adalah ketaatan kita menjaga kebersihan dan kesehatan," tulis Reisa.

Baca juga: DKI Kembali Siapkan Lahan Baru TPU Khusus Jenazah Covid-19 di Kampung Dukuh


Reisa pun mengimbau agar masyarakat tetap memakai masker. "Pakailah masker dan bawa masker cadangan. Jagalah jarak meski dengan rekan. Cucilah tangan sesering mungkin. Untuk mencegah penularan. Ada yang sudah bosan untuk diingatkan? Kalau begitu sudah saatnya timbul sendiri kesadaran."
Pesan Menyentuh Dokter Reisa Setelah Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Satu Juta

Perempuan bernama lengkap Reisa Kartikasari Broto Asmoro ini menambahkan, pencegahan tentu lebih baik dari pada pengobatan. Jangan sampai menyesal kemudian. "Semua kelelahan karena keterbatasan ini akan menjadi lebih lama bertahan. Kalau kita tidak saling menurunkan ego dan tetap beradu argumen."

Baca juga: Tembus 1 Juta Kasus, Penanganan Covid-19 Belum Efektif


Reisa mengatakan, angka-angka kasus positif dan kematian yang selama ini kita baca dan tonton itu bukan cuma sekadar angka. Setiap angka menggambarkan penderitaaan manusia. "Manusia yang memiliki keluarga. Manusia yang bekerja untuk menolong sesama. Manusia yang ingin kembali ke rumah untuk bercanda tawa. Manusia yang ingin bernapas dengan lega. Manusia yang yang rindu berkarya. Manusia yang ingin sekali situasi kembali seperti sedia kala."



Perempuan berusia 35 tahun ini pun kembali mengingatkan bahwa virus Covid-19 ini nyata adanya meski tak terlihat wujudnya.
"Semua bergantung dari kita Dari kesadaran dan kemauan kita Dari diri sendiri Untuk diri sendiri
Untuk orang yang kita cintai
Dan untuk negeri."

Tiga jam berlalu, unggahan Reisa disukai 8.132 netizen .
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top