Jabat Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Diharapkan Bawa Perubahan
Selasa, 26 Januari 2021 - 20:10 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada Rabu, 27 Januari 2021, besok. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada Rabu, 27 Januari 2021, besok.
Berbagai harapan masyarakat mengiringi Listyo dalam menduduki posisi tertinggi di institusi Polri. Salah satunya, organisasi Sahabat Polisi Indonesia (SPI). “Kita berharap ada paradigma baru yang akan dikembangkan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri baru Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” terang Ketua Umum Sahabat Polisi, Fonda Tangguh dalam webinar Sahabat Polisi Indonesia di Wisma Lumbini Jakarta, Selasa (26/1/2021). Baca juga: Setelah Dilantik, Setumpuk Tugas Telah Menanti Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru
Dia menjelaskan, paradigma yang dimaksud itu berorientasi kepada pemecahan masalah berbasis pada potensi sumber daya lokal dan kedekatan dengan masyarakat yang lebih humanis. Menurut Fonda, penegakan hukum merupakan salah satu upaya Polri demi terciptanya ketertiban dan keamanan di tengah kehidupan masyarakat. ”20 tahun lebih setelah berpisah dari TNI, Kepolisian menghadapi tantangan agar penegakan hukum lebih profesional. Tentu masyarakat sejatinya adalah pihak yang akan menikmati profesionalisme kerja Polri. Pencapaian kepercayaan publik yang tinggi dapat diyakini merupakan suatu kepuasan segenap anggota Polri,” urainya. Baca juga: Wow! Polri Bakal Lengkapi Pam Swakarsa dengan Teknologi Panic Button
Dia juga menyambut baik dan berharap Kapolri baru mampu membawa Institusi kepolisian sesuai dengan slogan Polri Presisi. “Bagaimana polisi humanis bisa tercipta? Tidak cara lain selain jajaran kepolisian harus terus menerus hadir, hidup, dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakatnya,” jelas dia. Baca juga: Empat Program Prioritas Harus Dilakukan Listyo Sigit Menuju Era Polri 4.0 Presisi
Dengan adanya interaksi yang terus menerus itu polisi lebih bisa mengutamakan pencegahan kriminalitas (crime prevention). “Dengan adanya interaksi yang terus menerus tersebut polisi lebih bisa berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Kita berharap tugas utama aparat kepolisian tidak hanya untuk melawan kejahatan, lebih dari itu harus mampu mencari dan melenyapkan sumber kejahatan,” papar Fonda.
Berbagai harapan masyarakat mengiringi Listyo dalam menduduki posisi tertinggi di institusi Polri. Salah satunya, organisasi Sahabat Polisi Indonesia (SPI). “Kita berharap ada paradigma baru yang akan dikembangkan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri baru Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” terang Ketua Umum Sahabat Polisi, Fonda Tangguh dalam webinar Sahabat Polisi Indonesia di Wisma Lumbini Jakarta, Selasa (26/1/2021). Baca juga: Setelah Dilantik, Setumpuk Tugas Telah Menanti Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru
Dia menjelaskan, paradigma yang dimaksud itu berorientasi kepada pemecahan masalah berbasis pada potensi sumber daya lokal dan kedekatan dengan masyarakat yang lebih humanis. Menurut Fonda, penegakan hukum merupakan salah satu upaya Polri demi terciptanya ketertiban dan keamanan di tengah kehidupan masyarakat. ”20 tahun lebih setelah berpisah dari TNI, Kepolisian menghadapi tantangan agar penegakan hukum lebih profesional. Tentu masyarakat sejatinya adalah pihak yang akan menikmati profesionalisme kerja Polri. Pencapaian kepercayaan publik yang tinggi dapat diyakini merupakan suatu kepuasan segenap anggota Polri,” urainya. Baca juga: Wow! Polri Bakal Lengkapi Pam Swakarsa dengan Teknologi Panic Button
Dia juga menyambut baik dan berharap Kapolri baru mampu membawa Institusi kepolisian sesuai dengan slogan Polri Presisi. “Bagaimana polisi humanis bisa tercipta? Tidak cara lain selain jajaran kepolisian harus terus menerus hadir, hidup, dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakatnya,” jelas dia. Baca juga: Empat Program Prioritas Harus Dilakukan Listyo Sigit Menuju Era Polri 4.0 Presisi
Dengan adanya interaksi yang terus menerus itu polisi lebih bisa mengutamakan pencegahan kriminalitas (crime prevention). “Dengan adanya interaksi yang terus menerus tersebut polisi lebih bisa berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Kita berharap tugas utama aparat kepolisian tidak hanya untuk melawan kejahatan, lebih dari itu harus mampu mencari dan melenyapkan sumber kejahatan,” papar Fonda.
Lihat Juga :