Wagub Jateng Gus Yasin Tinjau Banjir di Pekalongan Barat

Minggu, 24 Januari 2021 - 11:45 WIB
loading...
Wagub Jateng Gus Yasin...
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat meninjau banjir di kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, kota Pekalongan. (Istimewa)
A A A
PEKALONGAN - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau lokasi banjir di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Sabtu (23/1/2021). Mengenakan sarung dan sandal jepit, Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin, melintasi gang-gang sempit yang tergenang air menuju bantaran Sungai Bremi yang membentang di Kelurahan Tirto.

Sembari melihat permukaan sungai yang banyak sampah dan tumbuhan eceng gondok, mantan anggota DPRD itu berdialog dengan warga serta membagikan nasi kotak. Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan, apalagi saat ini wilayah Jawa Tengah mengalami peningkatan curah hujan.

"Saya minta kepada masyarakat mulai dari hulu sampai ke hilir untuk jaga sungai kita. Sungai yang ada kita bersihkan, jangan buang sampah sembarangan sehingga menyebabkan banjir, dan semua bergotong-royong membersihkan selokan di sekitar rumah," seru Gus Yasin.

Diketahui, sungai di tengah pemukiman padat tersebut kerap meluap dan menyebabkan banjir yang tak kunjung surut. Setiap memasuki musim penghujan, sekitar 800 rumah warga di sekitar Sungai Bremi tergenang banjir setinggi 20-30 sentimeter.

Lebih lanjut, Gus Yasin juga mengapresiasi langkah cepat warga yang membuat tanggul permanen secara swadaya.

"Warga tidak menunggu bantuan dari pemerintah, mereka urunan Rp 200 ribu per kepala keluarga sehingga kini tanggul ditinggikan. Alhamdulillah bisa mengurangi banjir," terangnya.

Sementara itu, Ketua RT 3 Kelurahan Tirto, Triono menjelaskan bahwa daerahnya merupakan daerah langganan banjir, maka dari itu warga berinisiatif untuk membangun dan meninggikan tanggul secara swadaya.

"Panjang tanggul total 200 meter. Tanggul yang melintasi RT 7 dan RT 3 sepanjang 120 meter adalah swadaya murni warga yang patungan Rp 200 ribu. Sedangkan yang 80 meter berasal dari bantuan Pemkot Pekalongan," katanya.

Di hadapan Wagub Taj Yasin, Triono menyampaikan harapan warga adanya rumah pompa di bagian selatan rel kereta api.

"Jika ada tambahan satu rumah pompa maka Kelurahan Tirto dan sekitarnya akan terbebas dari banjir, karena titik tersebut merupakan muara sungai dan aliran limbah rumah tangga," pungkas Triono. (sindonews)
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Penerimaan...
KPK Telusuri Penerimaan Uang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
KPK Periksa 7 ASN Pemkab...
KPK Periksa 7 ASN Pemkab Pekalongan terkait Kasus Bupati Fadia Arafiq
Tata Kelola Air Tanah...
Tata Kelola Air Tanah Berkelanjutan
Terjaring OTT KPK, Fadia...
Terjaring OTT KPK, Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Hukum dan Birokrasi
Modus Korupsi Bupati...
Modus Korupsi Bupati Pekalongan, KPK: Perangkat Daerah Harus Menangkan Perusahaan Ibu
Banjir Pantura Rendam...
Banjir Pantura Rendam Rel KA, Komisi V DPR Ingatkan Rapuhnya Infrastruktur Transportasi
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Berita Terkini
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved