Mencegah Munculnya Zona Merah, Melalui Kelurahan Siaga
Minggu, 24 Januari 2021 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Menurut oleh Wali kota Pekanbaru H. Firdaus, segala bentuk upaya pencegahan dan penanggulangan COVID-19 merupakan hal yang bermakna bagi masyarakat. “Mari sama-sama kita putus rantai penyebaran COVID-19, salah satunya dengan pengukuhan Tim Pokja Kelurahan Siaga COVID-19 ini,” ujarnya.
Selain pengukuhan tim pokja kelurahan, PT CPI dan YKMI juga menyerahkan secara simbolis 800 paket hygiene kit dan 20 unit sarana cuci tangan portabel. Hygiene kit akan dibagikan kepada masyarakat, dimana masing-masing berisikan sabun cuci tangan, sabun mandi, shampoo, masker, hand sanitizer, dan handuk. Sedangkan sarana cuci tangan portabel akan dipasang di berbagai fasilitas umum, seperti kantor kelurahan, kantor camat, puskesmas, sekolah, atau rumah ibadah.
Sukamto Tamrin selaku GM Corporate Affairs Asset PT CPI. Menjelaskan pembentukan Kelurahan Siaga COVID-19 merupakan bentuk kontribusi perusahaan kami untuk turut membangun kesadartahuan dan mendorong peran-serta masyarakat dalam mencegah penularan COVID-19. “Mari kita lindungi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita,” tutur Sukamto Tamrin. Selain di Pekanbaru, pemberdayaan Kelurahan Siaga COVID-19 juga dilaksanakan di Kecamatan Mandau, Bengkalis.
Para anggota Pokja ini sebelumnya telah dibekali pengetahuan untuk memperkuat kampanye Gerakan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menghindari Keramaian) kepada masyarakat di kelurahan masing-masing.
Lewat sosialisasi pokja, kepedulian bersama dan partisipasi masyarakat diharapkan semakin tumbuh dalam mencegah penyebaran COVID-19. ”Sejauh ini, kami merasa sangat terbantu atas dukungan berbagai pihak khususnya Pemko Pekanbaru, pihak kecamatan, puskesmas, aparat kelurahan, dan berbagai elemen masyarakat lain yang sangat kooperatif,” ungkap Tatang Husaini selaku Program Manager YKMI.
Baca Juga: Kunjungan Wisman Sepi, Bisnis UMKM di Batam Berdarah-darah
Pemberdayaan Kelurahan Siaga COVID-19 merupakan bagian dari Program Chevron untuk Riau Sehat Sejahtera (Cherish) yang dijalankan PT CPI saat ini. Dua kegiatan utama lainnya di bawah Program Cherish adalah Ketahanan Pangan dan Pembangunan Sumur Air Bersih. Program-program tersebut didesain untuk turut mendukung program pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi COVID-19.
Baca Juga : Daftar Militer Terkuat Dunia 2021: Indonesia Ungguli Israel dan Saudi
Pada masa pandemi ini, total nilai bantuan PT CPI mencapai Rp 11,6 miliar. Sebelumnya, SKK Migas - PT CPI juga telah menyalurkan lebih dari 2.000 pakaian dekontaminasi (hazmat); 99.000 masker; 6.000 botol hand sanitizer; 73 tempat tidur dan matras medis; termometer inframerah; dan 8.050 paket sembako yang disalurkan melalui gugus tugas di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.
Semoga apa yang telah dilakukan ini dapat menginspirasi perusahan swasta lainnya, dalam ikut mengambil peran memutus mata rntai penyebaran Covid 19 dan ikut menangulangi dampak negatifnya.
Selain pengukuhan tim pokja kelurahan, PT CPI dan YKMI juga menyerahkan secara simbolis 800 paket hygiene kit dan 20 unit sarana cuci tangan portabel. Hygiene kit akan dibagikan kepada masyarakat, dimana masing-masing berisikan sabun cuci tangan, sabun mandi, shampoo, masker, hand sanitizer, dan handuk. Sedangkan sarana cuci tangan portabel akan dipasang di berbagai fasilitas umum, seperti kantor kelurahan, kantor camat, puskesmas, sekolah, atau rumah ibadah.
Sukamto Tamrin selaku GM Corporate Affairs Asset PT CPI. Menjelaskan pembentukan Kelurahan Siaga COVID-19 merupakan bentuk kontribusi perusahaan kami untuk turut membangun kesadartahuan dan mendorong peran-serta masyarakat dalam mencegah penularan COVID-19. “Mari kita lindungi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita,” tutur Sukamto Tamrin. Selain di Pekanbaru, pemberdayaan Kelurahan Siaga COVID-19 juga dilaksanakan di Kecamatan Mandau, Bengkalis.
Para anggota Pokja ini sebelumnya telah dibekali pengetahuan untuk memperkuat kampanye Gerakan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menghindari Keramaian) kepada masyarakat di kelurahan masing-masing.
Lewat sosialisasi pokja, kepedulian bersama dan partisipasi masyarakat diharapkan semakin tumbuh dalam mencegah penyebaran COVID-19. ”Sejauh ini, kami merasa sangat terbantu atas dukungan berbagai pihak khususnya Pemko Pekanbaru, pihak kecamatan, puskesmas, aparat kelurahan, dan berbagai elemen masyarakat lain yang sangat kooperatif,” ungkap Tatang Husaini selaku Program Manager YKMI.
Baca Juga: Kunjungan Wisman Sepi, Bisnis UMKM di Batam Berdarah-darah
Pemberdayaan Kelurahan Siaga COVID-19 merupakan bagian dari Program Chevron untuk Riau Sehat Sejahtera (Cherish) yang dijalankan PT CPI saat ini. Dua kegiatan utama lainnya di bawah Program Cherish adalah Ketahanan Pangan dan Pembangunan Sumur Air Bersih. Program-program tersebut didesain untuk turut mendukung program pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi COVID-19.
Baca Juga : Daftar Militer Terkuat Dunia 2021: Indonesia Ungguli Israel dan Saudi
Pada masa pandemi ini, total nilai bantuan PT CPI mencapai Rp 11,6 miliar. Sebelumnya, SKK Migas - PT CPI juga telah menyalurkan lebih dari 2.000 pakaian dekontaminasi (hazmat); 99.000 masker; 6.000 botol hand sanitizer; 73 tempat tidur dan matras medis; termometer inframerah; dan 8.050 paket sembako yang disalurkan melalui gugus tugas di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.
Semoga apa yang telah dilakukan ini dapat menginspirasi perusahan swasta lainnya, dalam ikut mengambil peran memutus mata rntai penyebaran Covid 19 dan ikut menangulangi dampak negatifnya.
(eko)
Lihat Juga :