PTPN VIII Laporkan Habib Rizieq terkait Penyerobotan Tanah di Megamendung Bogor

loading...
PTPN VIII Laporkan Habib Rizieq terkait Penyerobotan Tanah di Megamendung Bogor
Habib Rizieq Shihab resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PT PTPN VIII terkait penggunaan lahan tanpa izin di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Habib Rizieq Shihab resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PT Perkebunan Nusantara ( PTPN) VIII . Habib Rizieq dipolisikan terkait penggunaan lahan tanpa izin di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah , Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Melaporkan terkait penguasaan lahan oleh pihak-pihak yang jelas kami sudah berikan peringatan terlebih dahulu terhadap pihak-pihak tersebut," kata kuasa hukum PTPN VIII, Ikbar Firdaus Nurahman, Sabtu (23/1/2021).

Dia menegaskan, selain Habib Rizieq, pihaknya juga melaporkan 250 orang lainnya. Mereka adalah pihak yang menguasai lahan di lokasi pesantren tersebut. "Di kawasan Megamendung, semua yang mendirikan bangunan tanpa izin dan berada di atas lahan milik PTPN akan kita laporkan secara hukum," katanya.

Baca juga: Pesantren Agrokultural Markaz Syariah Bogor, Ponpes Milik Habib Rizieq yang Selalu Dijaga Ketat



Ikbar berharap dengan laporan ini 250 orang itu bersedia menyerahkan lahan di pesantren itu. Sebelumnya, dia mengaku telah melakukan somasi kepada sejumlah pihak yang menempati lahan tersebut.

Baca juga : Menelisik 'Panggung Belakang' Risma yang Dinilai Bikin Gerah Elit Politik

"Beberapa pihak yang belum kita laporkan mungkin bisa menyerahkan secara cuma-cuma terkait dengan menindaklanjuti dari somasi yang telah kita sampaikan, sebelum kita berlanjut terhadap hal yang lain atau pihak-pihak lain yang ada di lokasi tersebut," ucap Ikbar.



Dia menyebut ada beberapa warga yang merespons baik somasi PTPN VIII. Namun, ada pula yang tidak mengindahkan somasi. "Kita tetap berpegang kepada hukum, kita berlindung di sana," ujarnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top