Perpres Ekstremisme Dinilai Berpotensi Lahirkan Polarisasi Masyarakat
Jum'at, 22 Januari 2021 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah: Ada Gejala Radikalisme dan Ekstremisme di FPI Menguat
"Secara sosiologis politis dapat melahirkan pertentangan dan pembelahan dalam masyarakat dengan program pemolisian. Optimalisasi program pencegahan dalam penanggulangan terorisme akan lebih bermanfaat ketimbang melibatkan program yang melibatkan masyarakat yang berpotensi melahirkan polarisasi dalam masyarakat," katanya.
Untuk diketahui, kebijakan yang berisi lebih dari 125 rencana aksi dan yang akan dijalankan lebih dari 20 kementerian atau lembaga ini ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 6 Januari 2021 setelah sebelumnya mengalami proses lebih dari tiga tahun sejak 2017.
"Secara sosiologis politis dapat melahirkan pertentangan dan pembelahan dalam masyarakat dengan program pemolisian. Optimalisasi program pencegahan dalam penanggulangan terorisme akan lebih bermanfaat ketimbang melibatkan program yang melibatkan masyarakat yang berpotensi melahirkan polarisasi dalam masyarakat," katanya.
Untuk diketahui, kebijakan yang berisi lebih dari 125 rencana aksi dan yang akan dijalankan lebih dari 20 kementerian atau lembaga ini ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 6 Januari 2021 setelah sebelumnya mengalami proses lebih dari tiga tahun sejak 2017.
(abd)
Lihat Juga :