Masyarakat Diminta Patuhi PSBB agar Penanganan Covid-19 Efektif

Jum'at, 15 Mei 2020 - 18:35 WIB
loading...
Masyarakat Diminta Patuhi...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. Foto/BNPB
A A A
JAKARTAPEMERINTAH MENGIMBAU MASYARAKAT MEMATUHI PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB). TUJUANNYA AGAR UPAYA MEMUTUSKAN MATA RANTAI PENULARAN VIRUS CORONA (COVID-19) AKAN BERJALAN DENGAN EFEKTIF. “SESUAI DENGAN ARAHAN PRESIDEN BAHWA GUGUS TUGAS SAMPAI S - Pemerintah mengimbau masyarakat mematuhi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) . Tujuannya agar upaya memutuskan mata rantai penularan virus Corona (Covid-19) akan berjalan efektif.

“Sesuai dengan arahan Presiden bahwa Gugus Tugas sampai saat ini baik yang berada di pusat sampai yang di daerah, harus tetap fokus untuk memastikan bahwa PSBB maupun yang tidak mengimplementasikan pembatasan sosial berskala besar tetap berjalan efektif di lapangan,” ungkap Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (15/5/2020).

Menurut Yuri, efektivitas PSBB maka bisa menurunkan angka kasus baru dan menekan kasus kematian. “Yang tentunya akan didukung dengan pemeriksaan secara masif. Kemudian dilakukan tracing secara lebih aktif. Serta dilakukan isolasi yang ketat terhadap kasus-kasus positif dan disertai dengan perawatan di rumah sakit yang lebih tepat lagi,” ujarnya. (Baca juga: Kemlu Umumkan 20 Kasus Baru WNI Covid-19 di Luar Negeri )

Yuri mengatakan, fokus pemerintah adalah bagaimana daerah yang sudah menyatakan untuk melaksanakan PSBB betul-betul bisa melaksanakannya secara efektif.

Dia menjelaskan saat PSBB berjalan maka banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dibatasi. “Secara keseluruhan dibatasi, artinya tidak berarti seluruhnya dilarang, ada yang dilarang dan ada yang dibatasi, ada yang diatur dengan lebih baik,” katanya.

Industri yang tidak terkait dengan kebutuhan dasar, kata Yuri, juga diharapkan ditutup. Sementara kegiatan-kegiatan yang masih diizinkan yang terkait dengan transportasi yang terkait dalam sistem sosial terkait dengan keamanan, ketertiban masyarakat masih tetap diizinkan operasional.

Atas dasar itu, lanjut dia, pemerintah telah mengatur pelaksanaan pembatasan dengan perangkat yang digunakan oleh pemerintah melalui Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 dari Gugus Tugas. “Ini dalam rangka untuk mengatur pembatasan itu bukan dalam rangka untuk menghilangkan pembatasan itu,” katanya.

Yuri pun meminta surat edaran tersebut tidak dimaknai menghilangkan pembatasan namun mengatur pembatasan. Karena di dalam surat edaran tersebut akan disebutkan secara tegas tentang siapa-siapa yang masih bisa melaksanakan perjalanan sepanjang masa PSBB ini.

“Karena masih dibutuhkan kegiatan-kegiatan untuk pelayanan percepatan penanggulangan Covid-19 ini,” katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Tangani Covid-19, Legislator...
Tangani Covid-19, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Terapkan PSBB
Didesak Berlakukan PSBB...
Didesak Berlakukan PSBB atau Lockdown, Pemerintah Tetap Pilih PPKM Mikro
Covid-19 Melonjak, Pimpinan...
Covid-19 Melonjak, Pimpinan Komisi IX DPR Minta Anies Tarik 'Rem Darurat'
Pemerintah Diminta Terapkan...
Pemerintah Diminta Terapkan PSBB untuk Zona Merah dan Oranye
Covid-19 Melonjak, Tingkatkan...
Covid-19 Melonjak, Tingkatkan Pembatasan Sosial dan Terapkan WFH
Satpol PP Disiplinkan...
Satpol PP Disiplinkan Masyarakat, Anies: Sapa Mereka dengan Hati, Tegur dengan Hati
Daripada PPKM Darurat,...
Daripada PPKM Darurat, Mending Lockdown 14 Hari dan Siapkan Subsidi Gaji Rp5 Juta
Bima Arya Minta Pemerintah...
Bima Arya Minta Pemerintah Pusat Keluarkan Kebijakan Lebih Ketat Tangani Covid-19
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved