Moderasi Beragama Jadi Cara Komjen Listyo Tangkal Intoleransi dan Radikalisme
Rabu, 20 Januari 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
“Di sini, bagaimana upaya Polri bersinergi dengan tokoh agama seperti yang dilakukan di Banten, sinergi umaroh (pemimpin) dan ulama, akan kita lakukan. Sehingga ke depan kita akan mencegah dengan bersinergi dengan masyarakat yang ada terkait hal-hal yang berdampak pada intoleransi dan radikalisme,” terangnya.
Kemudian, sambung Listyo, pemerliharaan kamtibnas dari bahaya terorisme. Melakukan upaya deteksi aksi menjadi langkah utama. Tentu pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), civil sosiety, tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan sasaran kesejahteraan, psiko sosial dan doktrin. “Dan melibatkan mantan napiter untuk memberikan edukasi agar masyarakat sekitarnya tidak terpapar aliran, baik itu radikalisme baik ajaran yang mengarah terorisme. Namun, membahayakan keamanan dan keselamatan rakyat, Polri akan melakukan tindakan tegas,” tegas Listyo.
Kemudian, sambung Listyo, pemerliharaan kamtibnas dari bahaya terorisme. Melakukan upaya deteksi aksi menjadi langkah utama. Tentu pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), civil sosiety, tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan sasaran kesejahteraan, psiko sosial dan doktrin. “Dan melibatkan mantan napiter untuk memberikan edukasi agar masyarakat sekitarnya tidak terpapar aliran, baik itu radikalisme baik ajaran yang mengarah terorisme. Namun, membahayakan keamanan dan keselamatan rakyat, Polri akan melakukan tindakan tegas,” tegas Listyo.
(cip)
Lihat Juga :