Moderasi Beragama Jadi Cara Komjen Listyo Tangkal Intoleransi dan Radikalisme

Rabu, 20 Januari 2021 - 11:02 WIB
loading...
Moderasi Beragama Jadi...
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan menggunakan metode moderasi beragama dalam menangkal ancaman intoleransi dan radikalisme. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon Kapolri tunggal, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memaparkan tentang arah kebijakannya jika nanti menjadi Kapolri. Salah satu yang dipaparkan adalah konsep Listyo dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban nasional (Kamtibnas), salah satunya mengarusutamakan moderasi beragama, khususnya untuk menangkal intoleransi dan radikalisme.

Baca juga : Amalan Ringan Sayyidatuna Fathimah Az-Zahra

Listyo pun akan menggunakan cara bersinergi antara pemerintah dan ulama sebagaimana yang ia lakukan saat menjadi Kapolda Banten. “Upaya pemeliharaan kamtibnas dengan mengarusutamakan moderasi beragama,” kata Listyo dalam pemaparannya di uji kepatutan dan kelayakan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Baca juga: Didampingi Senior dan Junior, Komjen Pol Listyo Sigit Tegaskan Polri Solid

Baca juga : Gigi Conor McGregor Patah Tumbal Kemenangan Meng-KO Dustin Poirier

Menurut Kabareskrim Polri ini, perlu dilakukan kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas-ormas berbasis agama, dan para pemangku kepentingan lainnya. Termasuk melibatkan para ahli dan civil society dalam meningkatkan kesadaran masyarakat atas pemahaman Pancasila sebagai ideologi negara yang memberikan jaminan keamanan kepada seluruh masyarakat, termasuk jaminan beribadah. Baca juga: Antar Listyo Sigit ke DPR, Kapolri: Pembelajaran untuk Generasi Berikutnya

Moderasi Beragama Jadi Cara Komjen Listyo Tangkal Intoleransi dan Radikalisme


“Di sini, bagaimana upaya Polri bersinergi dengan tokoh agama seperti yang dilakukan di Banten, sinergi umaroh (pemimpin) dan ulama, akan kita lakukan. Sehingga ke depan kita akan mencegah dengan bersinergi dengan masyarakat yang ada terkait hal-hal yang berdampak pada intoleransi dan radikalisme,” terangnya.

Kemudian, sambung Listyo, pemerliharaan kamtibnas dari bahaya terorisme. Melakukan upaya deteksi aksi menjadi langkah utama. Tentu pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), civil sosiety, tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan sasaran kesejahteraan, psiko sosial dan doktrin. “Dan melibatkan mantan napiter untuk memberikan edukasi agar masyarakat sekitarnya tidak terpapar aliran, baik itu radikalisme baik ajaran yang mengarah terorisme. Namun, membahayakan keamanan dan keselamatan rakyat, Polri akan melakukan tindakan tegas,” tegas Listyo.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Usulan Masa Jabatan...
Usulan Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Personel Polri Bakal...
Personel Polri Bakal Dilengkapi Peralatan Cegah Panah, Tembakan, dan Bom Molotov
Rekomendasi KPRP Jadi...
Rekomendasi KPRP Jadi Masukan Percepat Reformasi Polri yang Dijalankan Jenderal Sigit
Buka One Way Nasional...
Buka One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri: Tetap Jaga Keamanan dan Keselamatan
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
Jenderal Sigit Instruksikan...
Jenderal Sigit Instruksikan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved