Bencana Alam sebagai Alarm Kemanusiaan

Selasa, 19 Januari 2021 - 16:23 WIB
loading...
Bencana Alam sebagai...
Sunanto, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
Sunanto
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah

MENGAWALI tahun 2021 Indonesia didera kesedihan massal. Selain musibah pandemi coronavirus disease (Covid-19) yang tak kunjung berujung, di berbagai daerah terjadi berbagai bentuk bencana alam. Ragamnya pun bermacam, mulai gempa bumi di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, longsor di Kabupaten Sumedang dan luapan ombak laut di Manado menjadi arus informasi bertubi-tubi yang kita saksikan di televisi dan media sosial.

Belum lagi bencana Banjir di Pidie, Aceh, Nunukan Kalimantan Utara, manjir bandang di Gunung Mas, Cisarua Kabupaten Bogor, dan juga banjir yang hampir merata terjadi di berbagai daerah. Dampak dari berbagai bencana ini pun menyesakkan hati seluruh masyarakat. Puluhan ribu warga harus mengungsi, ribuan rumah terendam banjir, ratusan nyawa melayang, dan kelumpuhan ekonomi yang masih berlangsung hingga saat ini.

Informasi tentang bencana dan korban terdampak sengaja menjadi pembuka tulisan ini. Saya ingin menempatkan bencana yang terjadi akhir-akhir ini sebagai akibat dari sikap dan perbuatan manusia yang tidak bersahabat dengan lingkungannya.

Pandangan saya dalam menyikapi berbagai bencana tidak bisa sepenuhnya menempatkan alam sebagai penyebabnya. Persyarikatan Muhammadiyah jauh-jauh hari juga sudah menyampaikan hasil kajiannya yang tak jauh berbeda dengan para aktivis lingkungan lainnya. Beberapa penyebabnya diantaranya mulai deforestasi, perilaku masyarakat tentang manajemen sampah dan juga lemahnya penegakan hukum.

Contoh sederhana di Kalimantan Selatan, banyak analisa dan hasil kajian yang mengulas tentang dampak deforestasi dan aktivitas tambang yang tidak pro terhadap keberlangsungan lingkungan. Belum lagi di Sumedang, Pidie Aceh, Jember Jawa Timur, jika ditelisik sebabnya pun tak akan jauh berbeda, pengelolaan lahan dan penegakan hukum bagi para pelanggar kerusakan lingkungan yang kurang tegas.

Sebab lainya adalah tata ruang pembangunan daerah yang kerap menabrak aturan dan keseimbangan alam. Apalagi masyarakat kita belum mempunyai kesadaran kolektif untuk berpartisipasi menjaga keberlangsungan alam di Nusantara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Rekomendasi
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
Oarfish, Ikan Kiamat...
Oarfish, Ikan Kiamat yang Dikaitkan dengan Bencana Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved