25 Relawan Positif COVID-19, Ini Penjelasan Ketua Tim Uji Klinis Vaksin Sinovac

Selasa, 19 Januari 2021 - 15:00 WIB
loading...
25 Relawan Positif COVID-19,...
Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Unpad, Kusnandi Rusmil mengatakan, sebanyak 25 dari 1.620 relawan uji klinik fase III vaksin Sinovac positif terinfeksi virus corona. FOTO/MNC MEDIA
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Universitas Padjajaran (Unpad), Kusnandi Rusmil mengatakan, sebanyak 25 dari 1.620 relawan uji klinis fase III vaksin Sinovac positif terinfeksi virus corona .

"Dari hasil pengikutan ya, kami ikuti ini udah 3 bulan post penyuntikan, ternyata tadi yang dikatakan ketemu total yang sakit ada 25 orang ya. Dari yang 25 orang itu, 18 orang itu plasebo dan 7 orang yang divaksin," kata Kusnandi dalam rapat kerja dengan DPR RI Komisi IX secara virtual, Selasa (19/1/2021).

Tertularnya 25 relawan ini, kata Kusnandi, masih dalam kategori perhitungan efikasi dari kegiatan uji klinis vaksin Sinovac. "Nah, bagaimana menghitungnya bisa sampai begitu? Kami hitung, kan jumlah sampelnya itu ada 1.620, berarti masing-masing dapat 810 yang dapat vaksin dan plasebo. Kemudian dibagi 18 per 810 yang dapat plasebo ya. Dan 7 per 810 yang dapat vaksin," kata Kusnandi.

Baca juga: 25 Relawan Uji Klinis Terpapar COVID-19, Mayoritas Orang Tanpa Gejala

Sehingga, kata Kusnandi, dalam perhitungan efikasi vaksin Sinovac didapatkan angka 65,3%. "Nah, itu nanti dibandingkan hasil perbandingannya itu adalah 65,3% ya, perbandingan yang sakit itu. Sehingga kita kita katakan bahwa efikasi vaksin ini 65,3% berdasarkan perbandingan yang sakit, yang dapat vaksin dan yang dapat plasebo," katanya.

Kusnandi juga mengatakan bahwa dalam uji klinis ini jumlah subjek sebanyak 1.620 diambil dari semua golongan. "Di Indonesia itu saya melakukan rekrutmen, jumlah subjeknya itu 1.620 itu diambil dari semua golongan. Karena pada waktu rekrutmen, kami mengirimkan pemberitahuan kepada masyarakat di Bandung yang mendaftar pada waktu itu ada 2.400 orang. Padahal kami perlunya 1.800, sehingga yang diundang masuk itu adalah berurutan," katanya.

Kusnandi mengatakan ternyata yang 1.620 itu terdiri dari bermacam-macam strata. "Mulai dari yang tidak menamatkan SD sampai S3, semuanya ada. Dan juga populasinya bermacam-macam dari kedaerahan jadi semuanya ada, tapi nggak rata tentunya kalau yang itu," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Update Covid-19: Terkonfirmasi...
Update Covid-19: Terkonfirmasi Positif 243 Orang, Kasus Aktif Tembus 2.204
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Positif Covid-19 di...
Positif Covid-19 di Indonesia Hari Ini Bertambah 179 Kasus, Meninggal 4 orang
Subvarian Arcturus Muncul,...
Subvarian Arcturus Muncul, Masyarakat Diminta Segera Vaksin Booster
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pria Ini Disuntik Vaksin...
Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Sekolah Cendekia Harapan...
Sekolah Cendekia Harapan Kenalkan Siswanya dengan Ilmuwan Indonesia yang Mendunia
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Vaksin Covid-19 BUMN...
Vaksin Covid-19 BUMN Hampir Selesai Diuji Klinis Fase 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved