Dorong Penyitas COVID-19 Donorkan Plasma Konvalesen, Wapres: Efektivitasnya Capai 60-90%

Senin, 18 Januari 2021 - 17:42 WIB
loading...
Dorong Penyitas COVID-19...
Wapres, Maruf Amin terus mendorong agar penyitas COVID-19 mau mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu pasien COVID-19 dengan gejala berat dan kritis. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres), Maruf Amin terus mendorong agar penyitas COVID-19 mau mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu pasien COVID-19 dengan gejala berat dan kritis. Menurutnya efikasi atau efektivitasnya mencapai 60 hingga 90%.

“Hasil penelitian maupun praktik penggunaan plasma konvalesen di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh PMI dan Kementerian Kesehatan, serta beberapa Rumah Sakit utama di Jakarta, Yogyakarta dan Malang juga menunjukkan efikasi yang tinggi, yaitu antara 60%-90%,” ujarnya dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen, Senin (18/1/2021). Baca juga: Wapres: Jumlah Penyitas COVID-19 yang Donorkan Plasma Konvalesen Masih Sangat Kecil

Seperti diketahui donor plasma konvalesen adalah metode terapi plasma darah yang mengandung antibodi dari pasien COVID-19 yang sudah sembuh untuk didonorkan ke pasien yang masih menjalani perawatan.

“Terapi ini merupakan konsep imunisasi pasif, yaitu pemberian plasma dari penyintas COVID-19 yang mengandung antibodi terhadap SARS-Cov-2 dan diberikan kepada penderita COVID-19 dengan harapan agar antibodi ini dapat menetralisasi virus pada pasien tersebut,” jelasnya.

Terapi plasma konvalesen sudah diterapkan dalam mengatasi penyakit akibat virus ebola yang mana juga direkomendasikan WHO pada 2014. Terapi ini juga diterapkan di Hong Kong saat terjadi wabah SARS-CoV-2 pada 2003, H1N1 pada 2009-2010, dan MERS-CoV pada 2012. Baca juga: Percepat Penyembuhan COVID-19, Bupati Bandung Barat Jalani Terapi Plasma

“Terapi plasma konvalesen untuk pasien COVID-19 sudah dilakukan di Tiongkok, Argentina dan Amerika Serikat. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada Agustus 2020 juga sudah mengizinkan penggunaan plasma konvalesen sebagai salah satu terapi bagi penderita COVID-19,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ridwan Kamil Ucapkan...
Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi Atas Kepemimpinannya selama 10 Tahun
Wapres Ungkap Komitmen...
Wapres Ungkap Komitmen Pemerintah dalam Perlindungan Ketenagakerjaan
Wapres Sambangi Kantor...
Wapres Sambangi Kantor DPP PKB di Tengah Wacana Muktamar Tandingan
Wapres Tegaskan Jihad...
Wapres Tegaskan Jihad Bukan Teror, Teror Bukan Jihad
Jelang Akhir Masa Jabatan,...
Jelang Akhir Masa Jabatan, Wapres Pamitan ke Seluruh Rakyat Indonesia
Usai Upacara Penurunan...
Usai Upacara Penurunan Bendera, Wapres Beri Pesan Begini ke Prabowo-Gibran
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Berita Terkini
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved