Duka Bencana di Tengah Pandemi

Senin, 18 Januari 2021 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Melihat deret angka kematian akibat pandemi Covid-19 maupun bencana alam di berbagai tempat, tentu saja hal ini tidak bisa dianggap remeh. Perlu perhatian dari semua pihak agar jumlah korban tidak bertambah.

Belum lagi warga terdampak lain dari bencana tersebut. Di Kalimantan Selatan, misalnya. Sedikitnya 112.709 orang hingga kemarin masih mengungsi karena rumah mereka terendam banjir parah sejak pekan lalu. Menurut data BPNP, pengungsi itu berasal dari10 daerah yang terkena banjir, di antaranya Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Penyebab banjir besar di Kalimantan Selatan selain akibat curah hujan yang tinggi sepekan terakhir juga ditengarai karena eksploitasi lingkungan di kawasan hutan serta daerah aliran sungai (DAS). Meski demikian, penyebab utama banjir tersebut masih harus ditelusuri lebih jauh mengingat kompleksnya persoalan lingkungan yang dianggap oleh para aktivis lingkungan sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Lalu bagaimana seharusnya penanganan bencana yang saat ini terjadi? Dalam jangka pendek, tentu yang diperlukan adalah penanganan korban secepatnya dengan mengerahkan bantuan yang diperlukan. Pastikan kebutuhan dasar pengungsi dan warga terdampak lainnya terpenuhi. Harus dipastikan juga penanganan korban di wilayah pengungsian tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 kendati ini tidak mudah dilakukan.

Terkait hal ini, Kepala BNPB Doni Monardo menegaskan, harus ada pemisahan penanganan pengungsi antara kelompok rentan dengan kelompok berusia muda. Kelompok rentan yang dimaksud adalah mereka yang berusia lanjut, memiliki penyakit komorbid, ibu hamil, dan balita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Berita Terkini
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Geleng-geleng Kepala Dengar Jawaban Polda Metro Jaya
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berkas Vonis Nadiem...
Berkas Vonis Nadiem Makarim di Kasus Chromebook Setebal 1.146 Halaman
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved