Sandiaga Berdayakan Desa Wisata Dinilai Beri Angin Segar bagi Daerah

loading...
Sandiaga Berdayakan Desa Wisata Dinilai Beri Angin Segar bagi Daerah
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kerja cepat Menparekraf Sandiaga Uno, dalam membangkitkan sektor parekraf usai pandemi virus Corona. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kerja cepat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, dalam membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif usai pandemi virus Corona (Covid-19).

(Baca juga: Terobosan Sandiaga Beri Harapan Baru Parekraf di Tengah Pandemi)

Anas mengakui, Sandiaga memiliki tantangan berat dalam membangkitakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang paling terpukul oleh pandemi.

(Baca juga: Bangkitkan Wisata 2021, Menparekraf Sandiaga Uno Tetap Utamakan Protokol Kesehatan)



"Saya kira tantangan Pak Menteri sekarang ini luar biasa, dan kami mengapresiasi kerja cepat Pak Menteri-Pak Sandi yang turun mau mendengar dari berbagai sumber," kata Anas usai melakukan pertemuan dengan Sandiaga di Restoran Lara Djonggrang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2021).

(Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Bakal Sulap Ekosistem Mangrove Jadi Ekowisata Kekinian)

Anas mengatakan, Sandiaga memiliki komunikasi yang luwes dengan berbagai kalangan. Sehingga berbagai solusi dan terobosan lahir dari dialog-dialog tersebut.



"Ini sangat luar biasa, beliau mau mendengar dari mantan-mantan menteri termasuk ingin mendengar cerita kami dari kampung," kata Anas.

Baca juga : Jika Messi Pindah, Barcelona Cicil Sisa Pembayaran Bonus Senilai Rp 672 Miliar hingga 2025

Bersama Sandi, Anas mendiskusikan sejumlah materi, mulai dari pemberdayaan desa wisata hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi pelaku seni budaya, dan desa wisata.

Menurut Anas, kebijakan yang akan dicetuskan Sandi tersebut akan menjadi angin segar bagi para pelaku wisata desa dan ekonomi kreatif. "Tentu ini angin segar bagi daerah, dan mudah-mudahan ke depan bisa dieksekusi oleh Pak Menteri yang baru," ucap Anas.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top