KAMI Sebut Kondisi Indonesia Benar-benar Sedang Gawat Darurat

Selasa, 12 Januari 2021 - 16:01 WIB
loading...
KAMI Sebut Kondisi Indonesia...
Presidium KAMI menilai Indonesia sedang dalam situasi bahaya. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menilai Indonesia saat ini benar-benar dalam kondisi berbahaya mulai dari bidang politik, hukum, ekonomi, hingga lingkungan hidup .

(BACA JUGA : Mardani PKS: Amat Disayangkan Efikasi Vaksin Sinovac Hanya 65% )

"Mencermati perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya dalam satu tahun terakhir, KAMI, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, menyampaikan bahwa saat ini negara dan bangsa Indonesia dalam kondisi bahaya," tegas Presidium KAMI Rochmat Wahab saat konferensi pers secara virtual berisi pernyataan sikap bertajuk "Tatapan Indonesia 2021", Selasa (12/1/2021).

(Baca:Sekali Lagi Demokrasi Dinilai Mundur, LP3ES: Indonesia Balik Kananke Tirani)

Rochmat membeberkan, early warning atau peringatan dini ini disampaikan KAMI karena kemerosotan dan kekacauan telah terjadi hampir di semua bidang kehidupan rakyat. Bahkan bagi KAMI, kondisinya semakin luas dan dalam. Terlebih, tutur dia, akibat dan dampak dari semua itu, yang paling menderita adalah rakyat miskin dan kurang mampu.

(BACA JUGA : Jokowi Pilih Orang Dekat sebagai Calon Kapolri, Bukan Nepotisme tapi Hak Presiden )

"Suatu ironi, karena mereka adalah penduduk mayoritas di Republik ini, namun bernasib sebaliknya, minoritas secara ekonomi dan politik. Hal demikian dapat dilihat jelas dari kondisi merosotnya indikator-indikator di bidang ideologi, politik, hukum, ekonomi, sosial dan budaya, serta lingkungan hidup," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
BPDLH Gandeng 8 Lembaga...
BPDLH Gandeng 8 Lembaga Perantara Perkuat Transformasi Pembiayaan Perhutanan Sosial
Mengenal Konsep Green...
Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
Habib Ja’far: Kekayaan...
Habib Ja’far: Kekayaan Alam Harus Dikelola dengan Amanah demi Kemaslahatan Bangsa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Menuju Penghentian Total...
Menuju Penghentian Total Open Dumping, Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved